Kementrian Ketenagakerjaan Gelar Acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan

Kementrian Ketenagakerjaan Gelar Acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan

CAKRA101, Tasikmalaya.- Komunitas dalam acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang berlangsung selama dua hari dari hari Senin, 7 Juni 2021, hingga Selasa, 8 Juni 2021. Acara tersebut bertujuan  untuk menyamakan persepsi pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas dalam mengembangkan kualitas pelatihan dan penyamaan standar pelatihan. Kegiatan tersebut diadakan bersamaan dengan peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Kami terus mendorong pengelola BLK untuk mengembangkan kualitas pelatihan di lembaganya. Terutama dalam menyesuaikan antara pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja atau potensi daerah setempat,” kata Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Hindun Anisah melalui keterangan tertulis.

Dalam mengembangkan pelatihan tersebut, kata Hindun, salah satu caranya adalah pengelola BLK Komunitas harus aktif membangun relasi dengan stakeholders. “Mereka harus mampu berjejaring untuk mengembangkan pelatihan, instruktur, maupun informasi pasar kerjanya,” terangnya.

Selama ini, Kemnaker juga terus berupaya mengembangan program BLK Komunitas, baik pada sisi kualitas maupun cakupan pelatihan. Pada sisi kualitas, saat ini program BLK Komunitas sudah memiliki 23 kejuruan. “Untuk sisi cakupan, kami telah memperluas kepesertaan dari yang awalnya lembaga pendidikan keagamaan nonpemerintah saja, kini sudah melibatkan Serikat Pekerja/Serikat Buruh,” ujar Hindun.

Wapres RI Resmikan 1.014 Program BLK Komunitas

Dalam sambutannya, Wapres menerangkan bahwa sebanyak 1.014 program BLK ini terbangun selama 2020. Sehingga, total jumlah total BLK Komunitas yang telah selesai dibangun saat ini mencapai 2.127, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Kementerian Ketenagakerjaan telah membangun 2.127 BLK Komunitas di seluruh wilayah Indonesia, ini melampaui target saat pencanangan, yaitu 2.000 BLK Komunitas,” terang Kiai Ma’ruf saat peresmian di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa, 8 Juni 2021.

Wapres pun berharap penyebaran pembangunan BLK Komunitas dapat diperluas dengan melibatkan beragam komunitas lainnya. Ini sesuai peran BLK Komunitas sebagai unit pelatihan vokasi komunitas di lembaga pendidikan keagamaan nonpemerintah. Seperti pondok pesantren, seminari, dhammasekha, pasraman, dan lembaga keagamaan nonpemerintah serta komunitas serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB).

“Dengan begitu, semakin banyak penduduk angkatan kerja yang mendapatkan kemudahan mengakses lembaga pelatihan kerja melalui program BLK Komunitas ini,” kata Wapres.

Acara Rembuk Nasional Vokasi BLK Komunitas dan Kewirausahaan diikuti 50 peserta secara luring dan sebanyak 964 perwakilan lembaga penerima bantuan secara daring.

MC101 – W002

loading...