Kasau Tinjau Kesiapan “Garuda Flight” dan “Nusantara Flight”

Kasau Tinjau Kesiapan "Garuda Flight" dan "Nusantara Flight"

CAKRA101, Jakarta.-  Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau kesiapan “Garuda Flight” dan “Nusantara Flight” yang akan menghiasi langit Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2021 mendatang, di Lanud Halim Perdanakusuma, Minggu (15/8/2021).

Hari ini merupakan gladi bersih dari rangkaian gladi yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus sebelumnya.

Gladi bersih ini melibatkan delapan Pesawat Tempur F-16 yang take off dari Lanud Iswahjudi, Magetan untuk melaksanakan misi penerbangan flypast dengan formasi Arrow Head pada ketinggian 1.000 kaki diatas Istana Merdeka. Misi penerbangan dengan call sign “Garuda Flight” ini dipimpin oleh Letkol Pnb Agus Dwi Aryanto yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, akan melaksanakan maneuver bomb burst tepat di atas Istana Merdeka pada saat Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI.

Sedangkan misi penerbangan Bendera Merah-Putih Raksasa dengan call sign “Nusantara Flight” dibawah pimpinan Letkol Pnb Akhmad M. Mulyono melibatkan enam pesawat helikopter yang terdiri dari satu helikopter jenis EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 dan tiga helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja, serta dua helikopter NAS-332 L1 Super Puma dari Skadron Udara 45 Lanud Halim Perdanakusuma.

Penerbangan Bendera Merah-Putih Raksasa oleh pesawat helikopter TNI AU ini merupakan pertamakali dalam sejarah. Dimana misi penerbangan semacam ini belum pernah terselenggara pada peringatan HUT RI sebelumnya.

Gladi hari ini berjalan dengan lancar dan aman, sehingga TNI AU siap memeriahkan HUT ke-76 RI dengan misi penerbangan “Garuda Flight” dan “Nusantara Flight” di langit Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus mendatang.

Mendampingi Kasau pada kegiatan tersebut Irjenau, Asintel Kasau, Aslog Kasau, Aspotdirga Kasau, Pangkoopsau I, Kaskohanudnas, Kadisopslat, Kadispenau, Danlanud Halim Perdanakusuma, dan Danlanud Atang Senjadja.

MC101 – Dispenau