JAKARTA, Cakra101.com – Dalam Peringatan 80 tahun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengapresiasi kinerja jajaran pegawai yang dinilai telah menunjukkan kemampuan dalam menindak berbagai upaya penyelundupan serta pemasukan maupun pengeluaran barang yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Salah satu capaian yang disoroti adalah penindakan terhadap lebih dari 1,1 miliar batang rokok ilegal. Capaian tersebut dinilai sebagai modal penting bagi Bea Cukai sekaligus menunjukkan besarnya tantangan pengawasan yang masih harus dihadapi.
Capaian tersebut diharapkan tidak menjadi alasan bagi pegawai untuk berpuas diri. Dengan menggunakan ilustrasi potensi produksi ilegal, Menkeu mendorong DJBC untuk terus mencari dan menindak pelanggaran yang masih terjadi.
“Anda kerja dengan benar, dapat 1 miliar (batang rokok ilegal), kami apresiasi, tapi di luar sana berlipat-lipat. Ayo kita jadikan sebagai motivasi,” tandas Menkeu.
Selain rokok ilegal, penindakan terhadap emas juga menjadi perhatian. DJBC telah menggagalkan upaya penyelundupan emas ilegal lebih dari 300 kilogram emas.
Untuk memperkuat pengawasan, Menkeu meminta DJBC mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki, mulai dari SDM dan kompetensi hingga teknologi, peralatan, dan proses bisnis.
Kementerian Keuangan telah mendorong penguatan pengawasan, termasuk dengan meningkatkan kehadiran kapal patroli di wilayah laut Indonesia.
“Seluruh staf kita yang ada di lapangan harus memiliki kemampuan, kompetensi, teknologi, peralatan, dan proses bisnis yang baik sehingga bisa menjalankan tugas. Ini adalah tugas kita bersama,” pungkas Menkeu.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan
Diterbitkan pada: 6 Oktober 2026
(MC101 – Biro KLI Kemenkeu)
Ringkasan Berita
- Menkeu Suahasil Nazara mengapresiasi kinerja jajaran pegawai DJBC dalam menindak penyelundupan serta pemasukan dan pengeluaran barang yang tidak sesuai ketentuan.
- DJBC telah menindak lebih dari 1,1 miliar batang rokok ilegal, yang menjadi modal penting sekaligus menunjukkan besarnya tantangan pengawasan.
- DJBC juga menggagalkan upaya penyelundupan emas ilegal lebih dari 300 kilogram.
- Menkeu meminta jajaran DJBC tidak cepat berpuas diri dan terus mengoptimalkan SDM, kompetensi, teknologi, peralatan, serta proses bisnis.
- Penguatan pengawasan turut dilakukan melalui peningkatan kehadiran kapal patroli di wilayah laut Indonesia.