MANOKWARI, Cakra101.com – Enam prajurit Joint Terminal Attack Controller (JTAC) atau pengendali serangan udara terminal dari Detasemen Matra 3 Pasgat melaksanakan pengendalian Close Air Support (CAS) atau dukungan udara dekat terhadap dua pesawat EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 dalam latihan Complex Warfare Course di Pegunungan Arfak, Manokwari, Papua Barat, Jumat (2/10/2026).
Dipimpin Komandan Detasemen Matra 3 Pasgat Letkol Pas Rommy Grestayuda Sine, tim JTAC melaksanakan pengendalian CAS sebagai bagian dari latihan yang melibatkan prajurit Kopassus dan instruktur militer Afrika Selatan. Latihan yang berlangsung 26 September hingga 3 Oktober 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kerja sama dalam pelaksanaan operasi counter insurgency atau operasi menghadapi pemberontakan.
Pegunungan Arfak dengan ketinggian mencapai 7.772 feet MSL (kaki di atas permukaan laut) dipilih sebagai area latihan untuk memberikan pengalaman kepada personel dalam menghadapi karakteristik medan dan kondisi cuaca yang menyerupai situasi operasi sebenarnya.
Kondisi medan tersebut menjadi bagian dari latihan untuk mengasah kemampuan prajurit dalam beradaptasi sekaligus meningkatkan koordinasi antara unsur darat, JTAC, dan pesawat dalam pelaksanaan dukungan udara.
Melalui latihan tersebut, personel diharapkan memiliki kesiapan dan kemampuan yang semakin baik dalam melaksanakan operasi counter insurgency, khususnya dalam menghadapi karakteristik medan pegunungan dan kondisi cuaca yang kompleks.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara
Diterbitkan pada: 10:00 / 4 Oktober 2026
(MC101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- Enam prajurit Joint Terminal Attack Controller (JTAC) Detasemen Matra 3 Pasgat melaksanakan pengendalian Close Air Support (CAS) dalam latihan di Pegunungan Arfak, Manokwari, Papua Barat.
- Latihan melibatkan dua pesawat EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 serta prajurit Kopassus dan instruktur militer Afrika Selatan.
- Latihan berlangsung 26 September hingga 3 Oktober 2026 untuk meningkatkan kemampuan dan kerja sama dalam operasi counter insurgency.
- Pegunungan Arfak dengan ketinggian mencapai 7.772 feet MSL dipilih untuk memberikan pengalaman menghadapi karakteristik medan dan kondisi cuaca yang menyerupai situasi operasi sebenarnya.
- Latihan diarahkan untuk meningkatkan koordinasi unsur darat, JTAC, dan pesawat serta kesiapan menghadapi medan pegunungan dan kondisi cuaca yang kompleks.







