LABUAN BAJO, Cakra101.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menerjunkan tim untuk memastikan bantuan bedah rumah diterima warga Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran sekaligus meningkatkan kualitas rumah masyarakat.
“Kami ingin memastikan bedah rumah ini bermanfaat bagi warga di Labuan Bajo dan tepat sasaran,” ujar Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP, Teddy Paul H. Siagian, saat meninjau langsung lokasi penerima bantuan bedah rumah tahap 7 di Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/10/2026).
Teddy menjelaskan, kedatangan jajaran Kementerian PKP di Nusa Tenggara Timur merupakan bagian dari upaya memastikan program peningkatan kualitas rumah masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
“Tim melihat secara langsung kondisi rumah penerima bantuan sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui secara langsung kebutuhan dan kondisi yang dihadapi di lapangan,” terangnya.
Kunjungan lapangan di Labuan Bajo tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kementerian PKP untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan program perumahan memberikan manfaat nyata hingga ke pelosok daerah.
Hunian layak bagi masyarakat bukan sekadar target pembangunan, tetapi juga fondasi untuk membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera, sekaligus menjadi bagian penting dari Program 3 Juta Rumah.
Teddy menambahkan, bagi masyarakat penerima bantuan, program bedah rumah bukan sekadar memperbaiki bagian rumah yang rusak. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, nyaman, dan layak bagi keluarga.
“Rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, karena di sana keluarga membangun kehidupan, membesarkan anak-anak, dan menyimpan harapan. Oleh karena itu, memastikan masyarakat memiliki rumah yang layak merupakan bagian penting dari tugas pemerintah,” ujar Teddy.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan diperlukan untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemantauan secara langsung juga menjadi bagian penting untuk melihat berbagai tantangan sekaligus mencari solusi agar pelaksanaan program dapat memberikan manfaat optimal.
Kementerian PKP terus mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyediaan serta peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Melalui program bedah rumah, pemerintah berupaya menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Rumah yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan diharapkan dapat menjadi hunian yang lebih layak dan memberikan rasa aman bagi keluarga.
“Harapannya, setelah rumah ini diperbaiki, masyarakat tidak hanya mendapatkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena pada akhirnya, pembangunan perumahan adalah tentang manusia dan masa depan keluarga,” kata Teddy.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Wilayah II Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan, Dina Nuzulia, serta Kepala Balai Nusa Tenggara II, Soemin Kase.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Biro Komunikasi Publik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
Diterbitkan pada: 19:24 / 9 Oktober 2026
(MC101 – Biro Komunikasi Publik Kementerian PKP)
Ringkasan Berita
- Kementerian PKP menerjunkan tim untuk memastikan bantuan bedah rumah tahap 7 tepat sasaran bagi warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
- Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP, Teddy Paul H. Siagian, meninjau langsung kondisi rumah penerima bantuan dan berdialog dengan masyarakat pada Kamis (8/10/2026).
- Program bedah rumah merupakan bagian penting dari Program 3 Juta Rumah untuk meningkatkan kualitas hunian dan mendukung keluarga yang sehat, aman, serta sejahtera.
- Kementerian PKP mendorong kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai, dan pemangku kepentingan dalam penyediaan serta peningkatan kualitas hunian.
- Kegiatan tersebut turut dihadiri Dina Nuzulia selaku Kasubdit Wilayah II Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan dan Soemin Kase selaku Kepala Balai Nusa Tenggara II.