JAKARTA, Cakra101.com – Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam keynote speech (pidato utama) pada Round Table Discussion (RTD) Penggunaan Tempur KRI Sriwijaya-100 menyampaikan bahwa terdapat empat pilar yang harus dikuatkan dalam mendesain penggunaan tempur KRI Sriwijaya-100.
Keempat pilar tersebut meliputi modernisasi kapal, peningkatan kemampuan personel, pengembangan organisasi, serta penyempurnaan doktrin operasi yang salah satunya adalah petunjuk referensi penggunaan tempur.
KASAL menegaskan bahwa setiap pembangunan kekuatan militer harus ditindaklanjuti dengan penyiapan perangkat lunaknya sebagai bentuk Revolution in Military Affairs (Revolusi dalam Urusan Militer).
Dalam RTD tersebut, para narasumber yang terdiri dari Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, Laksamana TNI (Purn.) Ade Supandi, Laksamana TNI (Hor)(Purn.) A. Taufiqurrohman, Laksdya TNI (Purn.) Prof. Dr. Amarullah Octavian, dan Laksda TNI (Purn.) Dr. Surya Wiranto masing-masing menyampaikan kajian, pengalaman, serta analisis strategis mengenai bagaimana idealnya penggunaan tempur KRI Sriwijaya didesain.
Pembahasan tersebut diarahkan agar KRI Sriwijaya-100 mampu melaksanakan misi atau tugas, baik Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer untuk Selain Perang (OMSP) dengan optimal.
Para sesepuh TNI AL, termasuk KASAL dari masa ke masa, juga hadir memberikan kontribusi konkret melalui pemikiran-pemikiran yang tajam dan strategis.
Selain diikuti 100 perwira terbaik TNI AL, diskusi tersebut turut melibatkan perwakilan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), TNI AD, dan TNI AU.
Keterlibatan tersebut dilakukan guna mendapatkan masukan dari sisi interoperabilitas dan sinergi dalam kolaborasi pelaksanaan operasi gabungan.
Dalam sesi tanya jawab, Asisten Operasi KASAL (Asops KASAL) Laksda TNI Dr. Yayan Sofiyan selaku pembina operasi semua aspek peperangan di lingkungan TNI AL juga menegaskan bahwa apa yang telah disampaikan KASAL dan seluruh narasumber, termasuk saran serta masukan peserta RTD, agar dijadikan referensi bagi Tim Kelompok Kerja (Pokja) dalam penyusunan penggunaan tempur KRI Sriwijaya-100.
……
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut
Diterbitkan pada: 30 September 2026
(MC101 – Dispenal)
……
Ringkasan Berita
- TNI AL menyiapkan perangkat lunak penggunaan tempur KRI Sriwijaya-100 melalui Round Table Discussion (RTD).
- KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan empat pilar penguatan, yaitu modernisasi kapal, peningkatan kemampuan personel, pengembangan organisasi, dan penyempurnaan doktrin operasi.
- RTD membahas desain penggunaan KRI Sriwijaya-100 untuk mendukung pelaksanaan OMP dan OMSP secara optimal.
- Diskusi diikuti 100 perwira terbaik TNI AL serta melibatkan perwakilan Kemhan, Mabes TNI, TNI AD, dan TNI AU.
- Masukan KASAL, para narasumber, dan peserta RTD akan menjadi referensi bagi Tim Pokja dalam penyusunan penggunaan tempur KRI Sriwijaya-100.