JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengunjungi Perpustakaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang tengah direlokasi ke gedung bersejarah, Gedung A.A. Maramis, Jakarta, Jumat (02/10/2026). Dalam kunjungannya, Menkeu mendorong Perpustakaan Kemenkeu tidak hanya hadir sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang untuk merasakan pengetahuan, sejarah, dan perjalanan keuangan negara.
Salah satu gagasan yang didorong Menkeu adalah membangun ekosistem pengetahuan yang menghubungkan berbagai pihak, mulai dari institusi, akademisi, hingga masyarakat dan komunitas.
Pustaka Menkeu akan hadir untuk menghimpun karya dan pemikiran Menteri Keuangan dari masa ke masa. Koleksi tersebut diharapkan menjadi bagian dari institutional memory (memori kelembagaan) Kemenkeu sekaligus membuka ruang bagi generasi berikutnya untuk mengenal pemikiran dan gagasan para pendahulu.
Menkeu Suahasil juga mendorong agar sejarah dan pengetahuan disajikan secara lebih visual, menarik, dan mudah dipahami. Salah satunya melalui pameran tematik yang dapat diperbarui secara berkala.
Dengan konsep tersebut, pengunjung diharapkan tidak sekadar membaca informasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman selama berada di perpustakaan.
Di akhir arahannya, Menkeu menekankan bahwa generasi saat ini tidak hanya mewarisi gedung dan aset, tetapi juga pemikiran serta tanggung jawab yang telah dibangun oleh para pendahulu.
Untuk itu, Perpustakaan Kemenkeu diharapkan menjadi tempat untuk merawat ingatan institusi sekaligus meneruskan nilai-nilai pengabdian.
………………………………
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Biro Komunikasi Layanan adan Informasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Diterbitkan pada: 02/10/2026
(MC101 – Biro KLI Kemenkeu)
………………………………
Ringkasan Berita
- Menkeu Suahasil Nazara mendorong Perpustakaan Kemenkeu menjadi ekosistem pengetahuan, bukan sekadar tempat membaca.
- Perpustakaan Kemenkeu yang direlokasi ke Gedung A.A. Maramis, Jakarta akan menghimpun karya dan pemikiran Menteri Keuangan dari masa ke masa.
- Koleksi tersebut diharapkan menjadi bagian dari institutional memory Kemenkeu dan membuka ruang bagi generasi berikutnya mengenal gagasan para pendahulu.
- Jumat (02/10/2026), Menkeu mendorong penyajian sejarah dan pengetahuan melalui pameran tematik yang visual, menarik, dan mudah dipahami.
- Perpustakaan Kemenkeu diharapkan menjadi tempat merawat ingatan institusi dan meneruskan nilai-nilai pengabdian.

