Pancasila Adalah Gerbang Kemerdekaan Seluruh Bangsa

CAKRA101, Jakarta- Masih teringat saat masih Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 1988 sampai SMA 1994 ada mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP), bahkan diwajibkan untuk mengikuti Penataran Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila (P4). Berdasarkan kurikulum tahun 1994 di ubah namanya Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) lalu berubah lagi tahun 2003 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Seyogyanya perubahan nama mata pelajaran tidak boleh merubah esensi dan makna Pancasila yang ada di dalamnya. Manurut kami, rusaknya akhlak yang menimpa anak bangsa yang jatuh terpuruk dalam ketersesatan mental radikal yang membelenggu negara kita saat ini, karena *pemerintah tidak disiplin dalam mengawasi kemurnian makna dan esensi Pancasila.*  Dan akhirnya terjadi pelemahan  kasadaran Berbangsa dan Bernegara pada generasi saat ini.

Sungguh ironis ada anak generasi milenial apalagi generasi Z yang bahkan tidak hafal butir-butir Pancasila.

Pancasila adalah *Konsep Kemerdekaan yang utuh, kemerdekaan jiwa maupun raga,* dihasilkan melalui proses pewahyuan Ilahi dengan tata cara dan tradisi Nusantara yang dikenal dengan istilah *Nitis dan Netes.* Dengan demikian  ketahuilah para Founding Father Bangsa kita adalah tokoh yang menguasai ilmu dan keterampilan pewahyuan yang dikenal dengan simbol ” ?? ”  ( Merah Putih ). Keterampilan Melangit dan Membumi. Negeri Merah Putih, negeri yang tahu jalan, jalan melangit atau membumi.

Para Leluhur Nusantara, melalui Bung Karno dan para Founding Father, telah meletakkan Pancasila sebagai *”Pintu Gerbang Kemerdekaan Bangsa-bangsa”*  sebagaimana telah dijabarkan dalam Pembukaan UUD 1945. Maka dengan demikian semangat perjuangan meraih  kemerdekaan harus dengan dalam inspirasi dan semangat *” PANCASILA”* Dan inilah saatnya kita bangun dan Sadar bahwa Indonesia  adalah *”Pintu gerbang Kermerdekaan Seluruh Bangsa.”*  maka sebagai penjaga pintu kemerdekaan, Bangsa Indonesia harus terlebih dahulu didalam Jiwa Pancasila. Dan sudah waktunya seluruh anak bangsa *wajib menyelaraskan diri* dan menjadi Manusia Pancasila, agar bisa meraih kemerdekaan jiwa dan raga yang merdeka dan abadi.

Spesifikasi manusia Pancasila adalah manusia Merah Putih, manusia yang Berketuhanan, dengan ciri dan sifatnya Adil dan beradab, mencintai kemerdekaan dan persatuan, sesuai dengan butir-butir Pancasila.

Selain itu Manusia Pancasila harus dan menjaga : “Keselamatan bersama, Kedamaian bersama, dan Kesejahteraan bersama.” Sebagaimana telah dinyatakan Para Junjungan dalam maklumat *” TRILOGI NUSANTARA”* Jumat  17 Agustus 2018.

Dengan mengetahui posisi Indonesia seperti ini,  kami menghimbau kepada  Pemerintah sebagai penyelenggara  negara  dan pemegang mandat  Seluruh Rakyat, sesegera mungkin menegakkan kembali kemurnian Pancasila, menertibkan seluruh perangkat dan lembaga aparatur negara agar segera menjadi pelopor dan garda terdepan *Penebar Pesona Pancasila.*

Dengan demikian sudah jelas beban Bangsa Indonesia terhadap dunia adalah, Bertanggungjawab terhadap Kemerdekaan Seluruh Bangsa. Jadi jelaslah bahwa semangat Pancasila adalah semangat Perjuangan Kemerdekaan bersama, bukan hanya untuk satu kelompok saja, bukan untuk satu golongan saja, bukan hanya untuk orang kaya saja, bukan untuk satu agama tertentu saja, melainkan, “semua buat semua”.  Artinya Pancasila adalah Satu Untuk Semua, Semua Untuk Satu. One for all, all for One” “1️⃣0️⃣1️⃣*

Pada kesempatan yang Agung ini, kami mengajak seluruh anak Bangsa, marilah berbenah, tunduk sujud dalam kerendahan hati, memohon kepada Tuhan sang Pemilik kemerdekaan, memohon bimbingan kepada Para Leluhur untuk membantu jiwa dan raga kita, agar segera bisa berselaras dan kembali layak melangit dan mampu membumi. Amin…????

Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.

Merdeka…Merdeka…Merdeka…

MC101-W009

daniel

daniel