JAKARTA, Cakra101.com – TNI Angkatan Udara terus menyempurnakan kualitas Latihan Angkasa Yudha agar semakin realistis, terintegrasi, dan mampu memberikan gambaran objektif mengenai kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai kemungkinan kontinjensi.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Latihan Angkasa Yudha TA 2026 yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).
Rapat evaluasi membahas hasil pelaksanaan latihan serta berbagai catatan dan masukan yang menjadi bahan penyempurnaan penyelenggaraan Latihan Angkasa Yudha pada masa mendatang.
Wakasau menekankan bahwa setiap latihan harus mampu memberikan pembelajaran sekaligus gambaran objektif mengenai kemampuan yang telah dimiliki dan aspek yang masih perlu diperbaiki. Menurutnya, skenario latihan perlu dirancang secara realistis dan relevan dengan berbagai kemungkinan kontinjensi, sehingga hasil evaluasi dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kesiapan operasional.
“Setiap latihan harus mampu memberikan pembelajaran sekaligus gambaran objektif mengenai kemampuan yang telah dimiliki dan aspek yang masih perlu diperbaiki.”
Sejumlah masukan dibahas untuk meningkatkan kualitas latihan, meliputi penyempurnaan skenario, penguatan integrasi antarunsur dan operasi, pengembangan kemampuan wargaming, serta optimalisasi keterlibatan satuan pada setiap tahapan latihan.
Evaluasi turut membahas pelaksanaan latihan siber yang menjadi bagian penting dalam menguji kesiapan menghadapi ancaman pada domain siber. Melalui simulasi serangan terhadap jaringan, latihan diarahkan untuk menguji kemampuan deteksi, respons, serta menjaga keberlangsungan sistem komando dan pengendalian di tengah gangguan siber.
Selain itu, evaluasi menyoroti kemampuan satuan dalam mempertahankan keberlangsungan operasi, termasuk kesiapan personel, dukungan logistik, sistem komunikasi dan informasi, serta ketersediaan sumber daya lainnya.
Melalui evaluasi yang komprehensif, penyelenggaraan Latihan Angkasa Yudha pada masa mendatang diharapkan semakin realistis, terintegrasi, dan mampu memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kesiapan TNI Angkatan Udara dalam menghadapi berbagai tantangan dan kemungkinan kontinjensi, termasuk ancaman pada domain siber.
Turut hadir Irjenau, Pangkoopsudnas, Pangkorpasgat, Dankodiklatau, Koorsahli KASAU, para Asisten KASAU, serta para pejabat TNI AU lainnya.
(MC101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- TNI AU menggelar evaluasi pelaksanaan Latihan Angkasa Yudha TA 2026 di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur.
- Evaluasi diarahkan untuk menyempurnakan kualitas latihan dan meningkatkan kesiapan operasional.
- Pembahasan mencakup skenario latihan, integrasi antarunsur dan operasi, wargaming, serta keterlibatan satuan.
- Latihan siber dievaluasi untuk menguji kemampuan deteksi, respons, serta keberlangsungan sistem komando dan pengendalian.
- Kesiapan personel, logistik, komunikasi, informasi, dan sumber daya turut menjadi perhatian dalam evaluasi.
























