Beranda / Breaking News / HUT ASEAN ke-59, Kemlu Bahas Langkah “Strategis” Menuju ASEAN 60 Tahun

HUT ASEAN ke-59, Kemlu Bahas Langkah “Strategis” Menuju ASEAN 60 Tahun

JAKARTA, Cakra101.com – Peringatan HUT ASEAN ke-59 menjadi momentum bagi Indonesia untuk merefleksikan perjalanan organisasi kawasan sekaligus membahas langkah strategis menuju ASEAN 60 tahun. Hal tersebut mengemuka dalam Talkshow Peringatan “HUT ASEAN: Menuju ASEAN 60 Tahun” yang diselenggarakan Asosiasi Diplomat Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Selasa (11/8/2026).

Menteri Luar Negeri menyampaikan bahwa refleksi menjadi modal untuk memastikan arah dan relevansi ASEAN ke depan, dengan stabilitas ASEAN sebagai fondasi penting bagi kokohnya bangunan kawasan.

“Refleksi menjadi modal untuk memastikan arah dan relevansi ASEAN ke depan. Stabilitas ASEAN menjadi fondasi bangunan regional yang tidak terlihat tetapi menentukan seberapa kokoh bangunan ASEAN berdiri,” ujar Menteri Luar Negeri.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Dalam sambutannya, ia menyoroti bahwa kredibilitas dan relevansi ASEAN ke depan bergantung pada kemampuan organisasi memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kawasan dengan tetap berpijak pada prinsip menciptakan kawasan yang stabil.

Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT ASEAN tahun 2026, yaitu “Navigating Our Future, Together”.

Talkshow menghadirkan Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan periode 2011–2014 dan penulis buku “What It Takes: Asia Tenggara – Dari Tepi Menuju Inti Kesadaran Global”, yang berbagi pandangan strategis mengenai arah kerja sama ASEAN dalam menghadapi dinamika global.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Ina Krisnamurthi, Ketua Asosiasi Diplomat Indonesia Acep Somantri, jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, serta ASN Kementerian Luar Negeri.

Memasuki hampir enam dekade sejak berdiri pada 8 Agustus 1967, ASEAN telah memiliki perjalanan panjang dalam membangun kawasan yang damai, stabil, dan semakin terintegrasi.

Bagi Indonesia, ASEAN merupakan lingkaran terdekat sekaligus platform strategis dalam memperjuangkan kepentingan nasional, membangun stabilitas kawasan, memperluas kerja sama ekonomi, serta memperkuat posisi Asia Tenggara dalam menghadapi perubahan tatanan global.

“Talkshow akan memberikan banyak insight dan inisiatif yang dapat bermanfaat dan merefleksikan relevansi ASEAN ke depan serta membuka gagasan baru agar ASEAN dapat bergerak ke arah yang maju,” tutur Menlu Sugiono.

Talkshow juga menjadi momentum untuk melihat ke depan bagaimana ASEAN tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kapasitas dan wawasan pelaku diplomasi serta politik luar negeri Indonesia dalam memajukan kepentingan Indonesia melalui ASEAN.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap literasi diplomasi, 50 pendaftar pertama yang hadir secara langsung menerima buku karya Gita Wirjawan berjudul “What It Takes: Asia Tenggara – Dari Tepi Menuju Inti Kesadaran Global”.

Buku tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan para praktisi hubungan internasional Kementerian Luar Negeri mengenai transformasi Asia Tenggara dalam lanskap geopolitik dan ekonomi global.

(MC101 – Ditjen IDP Kemlu)

Ringkasan Berita:

  • HUT ASEAN ke-59 menjadi momentum refleksi perjalanan ASEAN dan persiapan menuju ASEAN 60 tahun.
  • Talkshow digelar di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada 11 Agustus 2026.
  • Menlu menekankan pentingnya stabilitas, kredibilitas, dan relevansi ASEAN bagi kesejahteraan masyarakat kawasan.
  • ASEAN dinilai tetap menjadi platform strategis Indonesia dalam memperkuat stabilitas, kerja sama ekonomi, dan kepentingan nasional.
  • Sebanyak 50 pendaftar pertama yang hadir langsung menerima buku karya Gita Wirjawan sebagai bagian dari dukungan terhadap literasi diplomasi.
Tag: