BATURAJA, Cakra101.com – Kepala Staf Korps Marinir (Kaskormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan mendampingi Komandan Kodiklat TNI, Letnan Jenderal TNI Mohamad Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han)., meninjau langsung materi Lintas Udara (Airborne) dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Jumat (4/9/2026).
Latihan tersebut melibatkan sekitar 300 personel gabungan dari enam negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, India, Jepang, Kanada, dan Prancis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menguji kesiapan penerjunan sekaligus meningkatkan interoperabilitas pasukan multinasional dalam menghadapi berbagai skenario operasi.
Dalam peninjauan tersebut, Kaskormar Mayjen TNI (Mar) Suherlan melihat langsung pelaksanaan sejumlah materi latihan, mulai dari penerjunan taktis multinasional, penguasaan dan pengamanan drop zone, hingga latihan lapangan atau field training exercise (FTX). Materi lainnya meliputi kemampuan patroli dan bertahan hidup di medan tropis yang diikuti prajurit dari enam negara peserta.
Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika mengatakan, latihan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menguji kemampuan pasukan dari masing-masing negara, tetapi juga memastikan interoperabilitas dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
“Latihan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menguji kemampuan pasukan dari masing-masing negara, tetapi juga memastikan interoperabilitas dapat diterapkan secara nyata di lapangan.”
Melalui Latgabma Super Garuda Shield 2026, TNI terus mendorong peningkatan profesionalisme dan kemampuan prajurit sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat demi mendukung terciptanya stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.
(MC101 – Dispen Kormar)
Ringkasan Berita:
- Kaskormar Mayjen TNI (Mar) Suherlan mendampingi Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika meninjau materi Airborne Super Garuda Shield 2026.
- Latihan melibatkan sekitar 300 personel dari enam negara: Indonesia, Amerika Serikat, India, Jepang, Kanada, dan Prancis.
- Materi meliputi penerjunan taktis multinasional, penguasaan dan pengamanan drop zone, FTX, patroli, serta kemampuan bertahan hidup di medan tropis.
- Latihan menguji kemampuan pasukan sekaligus interoperabilitas multinasional di lapangan.
- Latgabma Super Garuda Shield 2026 diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan memperkuat kerja sama pertahanan demi stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
