Ekonomi Syariah Diperkuat, “Airlangga Dorong Inklusi Keuangan”

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan sosial. Penguatan dilakukan melalui perluasan inklusi keuangan syariah, akses pembiayaan, pengembangan industri halal, serta optimalisasi potensi keuangan syariah.

“Kita hadir dalam simposium sumbangan ekonomi Pancasila, ekonomi Islam, ekonomi Konvensional menuju pembangunan Indonesia yang berkeadilan sosial. Kalau kita lihat dari keadilan, yang sebagai prinsip utama seperti yang ada dalam surat An-Nahl ayat 90, yang mengatakan ‘sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan’, dan ini kebijakan ekonomi kita, pembangunan harus memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Simposium Sumbangan Ekonomi Pancasila, Ekonomi Islam, dan Ekonomi Konvensional: Menuju Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan Sosial, di Jakarta, Selasa (8/09).

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga yang juga sekaligus sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tetap tumbuh kuat di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi pada semester I 2026 mencapai 5,45 persen, sementara realisasi investasi telah mencapai sekitar Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan.

Sejalan dengan keterbukaan ekonomi global, Pemerintah terus mendorong agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secara lebih luas melalui peningkatan inklusi keuangan. Saat ini, tingkat inklusi keuangan konvensional telah mencapai 93,53 persen. Namun, inklusi keuangan syariah masih memiliki ruang yang besar untuk ditingkatkan.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa tingkat inklusi keuangan syariah masih berada di sekitar 13 persen, sementara tingkat literasinya telah mencapai lebih dari 43,07 persen. Kondisi tersebut menunjukkan adanya peluang besar untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, terutama di perdesaan, sektor pertanian, dan UMKM.

Pemerintah juga mendorong perluasan akses tersebut melalui kepemilikan rekening perbankan bagi masyarakat. Rekening tersebut juga diarahkan untuk mendukung penyaluran berbagai program Pemerintah, termasuk bantuan sosial, sekaligus memperluas penggunaan sistem pembayaran digital.

Sementara itu, penguatan ekosistem ekonomi syariah juga dilakukan melalui peningkatan akses pembiayaan. Pemerintah terus mendorong KUR Syariah agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh pelaku usaha, khususnya UMKM. Di sisi lain, perbankan syariah juga terus diperkuat untuk mendukung pembiayaan produktif dan pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain pembiayaan, Pemerintah melihat potensi besar dari zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Potensi tersebut perlu terus dioptimalkan melalui penguatan koordinasi dan konsolidasi antarlembaga sehingga dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah juga terus memperkuat industri halal melalui sertifikasi halal serta mendorong peningkatan kapasitas UMKM. Penguatan sumber daya manusia, tata kelola, dan sinergi antara UMKM dengan industri keuangan syariah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem halal yang semakin kuat.

Dalam konteks pengembangan ekosistem tersebut, Menko Airlangga mencontohkan Provinsi Aceh sebagai salah satu model pengembangan keuangan syariah. Ekosistem di Aceh menunjukkan sinergi antara perbankan, lembaga keuangan nonbank, dan keuangan sosial melalui Baitul Mal yang dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Dengan potensi aset keuangan syariah, pembiayaan, industri halal, serta keuangan sosial yang besar, ekonomi syariah memiliki ruang yang semakin luas untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Penguatan ekosistem tersebut juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat dan meningkatkan peran UMKM dalam perekonomian.

“Nah IAEI tentunya harapannya bisa menjadi penggerak kolaborasi ekonomi Islam untuk pembangunan Indonesia dengan menghubungkan gagasan, kebijakan, dan ekosistem ekonomi syariah. Saya tentu berharap bahwa simposium ini melahirkan pemikiran dan rekomendasi yang konstruktif bagi kebijakan pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkeadilan sosial,” pungkas Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menteri Agama sekaligus Ketua Umum IAEI Nasaruddin Umar, menekankan bahwa penguatan ekonomi umat juga perlu diiringi dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengoptimalkan berbagai sumber keagamaan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi umat.

“Oleh karena itu dengan simposium ini nanti kita berharap kita menemukan cara-cara yang terbaik, untuk satu sisi menciptakan kesadaran warga masyarakat terutama umat Islam, ini untuk memberdayakan ekonomi umat Islam sendiri dengan cara kesadaran syariahnya ditingkatkan ya. Kesadaran membayar zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan juga sumber-sumber keagamaan yang lain, dan itu pasti akan sangat bermanfaat untuk kita semuanya,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya yakni Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian Dida Gardera, Ketua Harian IAEI Muhammad Syakir Sula, Wakil Ketua Umum IAEI Didin S. Damanhuri, Ketua Komite Pengembangan Keuangan Sosial Islam IAEI sekaligus Direktur Pascasarjana UIK Bogor Hendri Tanjung, Wakil Ketua Dewan Pakar IAEI Hendri Saparini, Ketua Bidang Pengembangan SDM Ekonomi dan Keuangan Syariah IAEI Euis Amalia, serta Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University Bambang Juanda.

(MC101 – Biro KLIP Kemenko Ekon)

Ringkasan Berita

  1. Pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui perluasan inklusi keuangan, akses pembiayaan, industri halal, dan optimalisasi keuangan syariah.
  2. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 mencapai 5,45 persen, dengan realisasi investasi sekitar Rp1.010,6 triliun.
  3. Inklusi keuangan syariah masih sekitar 13 persen, sementara tingkat literasinya telah mencapai lebih dari 43,07 persen.
  4. Pemerintah mendorong KUR Syariah, penguatan perbankan syariah, serta optimalisasi ZISWAF untuk memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat.
  5. Menko Airlangga mencontohkan Aceh sebagai salah satu model pengembangan ekosistem keuangan syariah melalui sinergi perbankan, lembaga keuangan nonbank, dan keuangan sosial.

Foto: Dok KLIP Kemenko Ekon

DISCLAIMER

Demi menjaga kredibilitas dan akurasi informasi, seluruh artikel di Cakra101.com menyertakan rujukan pada paragraf terakhir (MC101 – “Sumber”). Khusus untuk informasi bertema finansial, politik, dan kesehatan, kami menghimbau para pengunjung untuk selalu berhati-hati, bijak, serta melakukan verifikasi mandiri sebelum informasi tersebut diterima.

Terkini

Wakasau Pimpin Rakor Pemenuhan Kebutuhan Personel TNI AU 2026–2029

JAKARTA, Cakra101.com – TNI Angkatan Udara terus menyiapkan pemenuhan kebutuhan personel seiring dengan validasi organisasi dan tuntutan pelaksanaan tugas yang...

Kemkomdigi Perkuat Telekomunikasi Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

JAKARTA, Cakra101.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput...

DPR RI Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara-364

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR...

Indonesia-AS Bahas AI dan Pelindungan Anak di Ruang Digital

JAKARTA, Cakra101.com – Indonesia membuka ruang lebih luas bagi kerja sama teknologi dengan Amerika Serikat, mulai dari pengembangan kecerdasan artifisial...

SOF TNI dan Negara Sahabat Gelar Strike and Raid Operation

MARTAPURA, Cakra101.com – Sebanyak 49 personel Special Operations Forces (SOF) dari Indonesia, Amerika Serikat, dan Jepang melaksanakan Tactical Ground Operation...

Penanganan Gempa NTT Hari ke-25, “TNI Kirim 12,085 Ton Bantuan”

NUSA TENGGARA TIMUR, Cakra101.com – Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kedua puluh lima...

SGS 2026, TNI dan Pasukan AS Matangkan Penembakan Target Drone

MARTAPURA, Cakra101.com – Dalam rangka persiapan latihan penembakan sasaran udara berupa pesawat nirawak (target drone) pada Latihan Gabungan Bersama Multinasional...

Latgabma SGS 2026, TNI dan US Army Perdalam Kemampuan Squad LFX

MARTAPURA, Cakra101.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan US Army memperdalam kemampuan Squad Life Fire Exercise (LFX) atau latihan tembak...

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau, TNI AL Bergerak

BANTEN, Cakra101.com – TNI AL mengerahkan sejumlah unsur KRI dan KAL untuk melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap lima...

Pantau Gunung Anak Krakatau, TNI AL Siagakan KRI dan SAR

JAKARTA, Cakra101.com – TNI AL bergerak cepat merespons peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Melalui jajaran Lanal Lampung di bawah Komando...

Kinerja Mentan Amran Tertinggi, Raih Skor 91 dari IndexPolitica

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meraih skor kinerja tertinggi di antara para menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan...

Ekonomi Syariah Diperkuat, “Airlangga Dorong Inklusi Keuangan”

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan...

Wakasau Pimpin Rakor Pemenuhan Kebutuhan Personel TNI AU 2026–2029

JAKARTA, Cakra101.com – TNI Angkatan Udara terus menyiapkan pemenuhan kebutuhan personel seiring dengan validasi organisasi dan tuntutan pelaksanaan tugas yang...

Kemkomdigi Perkuat Telekomunikasi Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

JAKARTA, Cakra101.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput...

DPR RI Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara-364

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR...

Indonesia-AS Bahas AI dan Pelindungan Anak di Ruang Digital

JAKARTA, Cakra101.com – Indonesia membuka ruang lebih luas bagi kerja sama teknologi dengan Amerika Serikat, mulai dari pengembangan kecerdasan artifisial...

SOF TNI dan Negara Sahabat Gelar Strike and Raid Operation

MARTAPURA, Cakra101.com – Sebanyak 49 personel Special Operations Forces (SOF) dari Indonesia, Amerika Serikat, dan Jepang melaksanakan Tactical Ground Operation...

Penanganan Gempa NTT Hari ke-25, “TNI Kirim 12,085 Ton Bantuan”

NUSA TENGGARA TIMUR, Cakra101.com – Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kedua puluh lima...

SGS 2026, TNI dan Pasukan AS Matangkan Penembakan Target Drone

MARTAPURA, Cakra101.com – Dalam rangka persiapan latihan penembakan sasaran udara berupa pesawat nirawak (target drone) pada Latihan Gabungan Bersama Multinasional...

Latgabma SGS 2026, TNI dan US Army Perdalam Kemampuan Squad LFX

MARTAPURA, Cakra101.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan US Army memperdalam kemampuan Squad Life Fire Exercise (LFX) atau latihan tembak...

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau, TNI AL Bergerak

BANTEN, Cakra101.com – TNI AL mengerahkan sejumlah unsur KRI dan KAL untuk melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap lima...

Pantau Gunung Anak Krakatau, TNI AL Siagakan KRI dan SAR

JAKARTA, Cakra101.com – TNI AL bergerak cepat merespons peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Melalui jajaran Lanal Lampung di bawah Komando...

Kinerja Mentan Amran Tertinggi, Raih Skor 91 dari IndexPolitica

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meraih skor kinerja tertinggi di antara para menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan...

Ekonomi Syariah Diperkuat, “Airlangga Dorong Inklusi Keuangan”

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan...

Cakra101.com

Media Cakra101.com adalah portal media yang dikelola oleh PT. Cakra Persada Nusantara 101 (CPN101)

Kontak Kami

No HP: 0812-8272-5007 (Pemred)
No HP: 0822-1112-7101 

E-Mail: mediacakra101official@gmail.com

Ikuti Kami

Ikuti update dan berita terbaru kami di Media Sosial!