MAYBRAT, Cakra101.com – Operasi gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menciptakan keamanan di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, masih terus berlangsung. Di tengah upaya yang berkelanjutan tersebut, kabar menggembirakan datang setelah senjata jenis K3 Daewoo, Caracal, serta senjata rakitan berhasil direbut kembali.
Dalam beberapa hari terakhir, Operasi Gabungan TNI terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Setiap langkah operasi dilakukan berdasarkan analisis mendalam terhadap seluruh informasi intelijen yang terus diperoleh, sehingga upaya menciptakan keamanan dapat berjalan secara cermat dan terukur.
Setelah sebelumnya berhasil mengamankan senjata Caracal, kali ini Satgas Gabungan TNI kembali mengamankan satu pucuk senjata organik jenis K3 Daewoo, satu pucuk senjata rakitan, serta sejumlah perlengkapan lainnya.
Meski demikian, Satgas Gabungan TNI tetap membuka kesempatan bagi kelompok-kelompok yang masih berada di hutan untuk segera menyerahkan diri dengan membawa seluruh persenjataan yang dimiliki. Ajakan tersebut bukan sekadar seruan, melainkan jalan menuju kehidupan yang lebih aman dan damai bagi seluruh masyarakat.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong pemulihan situasi keamanan di Maybrat dan Papua secara umum. Dengan kondisi keamanan yang kondusif, pembangunan diharapkan dapat berjalan dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan rakyat pada masa mendatang.
“Sudah saatnya masyarakat Maybrat maju dan merasakan pembangunan di wilayahnya.“
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Penerangan Kodam XVIII/Kasuari
Diterbitkan pada: 25 Oktober 2026
(MC101 – Pendam XVIII/Ksr)
Ringkasan Berita:
- Operasi Gabungan TNI untuk menciptakan keamanan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, masih terus berlangsung.
- Satgas Gabungan TNI mengamankan satu pucuk senjata K3 Daewoo, satu pucuk senjata rakitan, serta sejumlah perlengkapan lainnya.
- Sebelumnya, Satgas Gabungan TNI telah berhasil mengamankan senjata Caracal.
- Satgas Gabungan TNI mengajak kelompok-kelompok yang masih berada di hutan untuk menyerahkan diri beserta seluruh persenjataan yang dimiliki.
- Pemulihan keamanan di Maybrat dan Papua diharapkan mendukung kelancaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.