MANOKWARI, Cakra101.com – Keluarga Besar Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Pratu Andi Syarif Bugis, prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 26/GP. Kodam XVIII/Kasuari berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan Pratu Andi Syarif Bugis, pada 3 Oktober 2026, personel Bakes dan Takes Brigif 26/GP, Serda Rivaldi dan Pratu Ahmad Arpani, melakukan pemeriksaan di barak Tontaikam. Setelah mendapati denyut nadi dan tekanan darahnya tidak normal, keduanya segera mengevakuasi Pratu Andi Syarif Bugis ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Bintuni dengan bantuan personel Brigif 26/GP menggunakan kendaraan dinas. Kondisi tersebut juga dilaporkan kepada Danbrigif 26/GP.
Setibanya di rumah sakit, Pratu Andi Syarif Bugis mendapatkan penanganan medis di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) oleh dokter piket RSUD Teluk Bintuni. Untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh, dokter piket melakukan pemeriksaan laboratorium dan pemindaian computed tomography (CT scan), yakni pemeriksaan pencitraan menggunakan teknologi tomografi komputer, dengan pendampingan Bakes Brigif 26/GP.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya perdarahan di bagian belakang kiri kepala yang menyebabkan gangguan pernapasan.
Berdasarkan kondisi tersebut, dokter RSUD segera melakukan tindakan pemasangan alat bantu pernapasan. Sebelum tindakan dilaksanakan, pihak Brigif 26/GP melalui Letda Inf Masroykhen, Ps. Pasibinpers Brigif 26/GP, terlebih dahulu berkoordinasi dengan orang tua almarhum, Bapak Basmar, melalui panggilan video untuk memperoleh persetujuan medis.
Selanjutnya, almarhum dipindahkan ke ruang Intensive Care Unit (ICU), yaitu unit perawatan intensif, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selama menjalani perawatan intensif di RSUD Teluk Bintuni, Pratu Andi Syarif Bugis didampingi kedua orang tua dan personel Brigif 26/GP. Pihak satuan terus memberikan pendampingan serta mengupayakan penanganan medis secara maksimal melalui koordinasi dengan Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) XVIII/Kasuari dan tim dokter RSUD Teluk Bintuni.
Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung pemulihan kondisi almarhum selama menjalani perawatan. Namun, setelah 14 hari mendapatkan penanganan medis, kabar duka menyelimuti keluarga dan Brigif 26/GP.
Pratu Andi Syarif Bugis dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 07.47 WIT oleh dokter RSUD Teluk Bintuni dengan diagnosis cardiorespiratory arrest (henti jantung dan paru).
Jenazah almarhum kemudian menjalani pemulasaraan sesuai agama Islam dan disemayamkan di rumah keluarga di Teluk Bintuni. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, personel Brigif 26/GP bersama keluarga menggelar pembacaan Surah Yasin dan doa bersama untuk almarhum.
Brigif 26/GP juga mengoordinasikan administrasi pemberangkatan untuk memulangkan jenazah ke kampung halamannya di Kampung Tehua, Kelurahan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
Sebagai wujud penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum, Brigif 26/GP mempersiapkan pemberangkatan jenazah menuju Maluku melalui Pelabuhan Sorong pada Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam perjalanan tersebut, almarhum didampingi dua personel perwakilan Brigif 26/GP, orang tua, dan keluarga.
Setibanya di kampung halaman, jenazah dimakamkan melalui upacara militer di Desa Tehua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Upacara pemakaman dilaksanakan oleh Kodim 1502/Masohi bersama dua personel Brigif 26/GP dan keluarga, serta dipimpin oleh Kasdim 1502/Masohi sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum selama menjalankan pengabdian.
Kodam XVIII/Kasuari Selidiki Penyebab Kematian
Dalam menangani kejadian ini, Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari bersama Brigif 26/GP, dengan dukungan Kesdam XVIII/Kasuari, melaksanakan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap fakta serta memastikan penyebab kematian almarhum.
Kepastian mengenai penyebab kematian masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Kodam XVIII/Kasuari berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan, objektif, dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P., mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung agar penanganan perkara dapat berjalan secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga menegaskan keterbukaan pihaknya dalam menerima informasi, masukan, maupun keterangan dari keluarga dan masyarakat luas yang dapat membantu mengungkap fakta secara menyeluruh.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Penerangan Kodam XVIII/Kasuari
Diterbitkan pada: 25 Oktober 2026
(MC101 – Pendam XVIII/Ksr)
Ringkasan Berita:
- Kodam XVIII/Kasuari menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Pratu Andi Syarif Bugis, prajurit Brigif 26/GP.
- Pratu Andi Syarif Bugis menjalani perawatan intensif di RSUD Teluk Bintuni setelah mengalami gangguan kesehatan dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 07.47 WIT.
- Jenazah diberangkatkan menuju Maluku melalui Pelabuhan Sorong pada Rabu, 21 Oktober 2026, untuk dimakamkan melalui upacara militer di Desa Tehua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
- Pomdam XVIII/Kasuari bersama Brigif 26/GP, dengan dukungan Kesdam XVIII/Kasuari, melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap fakta serta memastikan penyebab kematian.
- Kapendam XVIII/Kasuari Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P., menegaskan komitmen Kodam XVIII/Kasuari untuk menuntaskan perkara secara transparan, objektif, dan profesional sesuai ketentuan hukum.