BIAK, Cakra101.com – Komando Daerah TNI Angkatan Udara III (Kodau III) melalui Detasemen TNI Angkatan Udara (TNI AU) Wamena membantu pemberangkatan seorang pasien dari Wamena menuju Jayapura untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan menggunakan pesawat C-130H pada Jumat (23/10/2026). Dukungan ini menjadi wujud kepedulian TNI AU dalam membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan di tengah tantangan geografis Papua.
Pasien bernama Yusuf Pare (28), warga Jalan Hom-Hom, Wamena Kota, sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena dengan diagnosis anemia aplastik. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rujukan medis, pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan rujukan di Jayapura.
Proses pemberangkatan dilaksanakan setelah melalui koordinasi dengan tenaga medis daerah dan memperoleh izin Panglima Kodau III. Komandan Detasemen TNI AU Wamena Letkol Pnb Yodifta Aditya Komara, S.A.P., turut mendukung kelancaran proses tersebut.
Sebelum diberangkatkan menggunakan pesawat, pasien telah dinyatakan layak mengikuti penerbangan oleh dokter yang menangani. Dalam perjalanan menuju Jayapura, pasien juga didampingi anggota keluarganya.
Dukungan transportasi udara ini mencerminkan peran Kodau III dalam membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan, khususnya di wilayah Papua yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan transportasi.
Melalui dukungan kemanusiaan tersebut, TNI AU tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan wilayah udara, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara
Diterbitkan pada: 26 Oktober 2026
(MC101 – Dispenau)
…….
Ringkasan Berita
- Kodau III melalui Detasemen TNI AU Wamena membantu pemberangkatan Yusuf Pare (28) dari Wamena menuju Jayapura menggunakan pesawat C-130H pada Jumat (23/10/2026).
- Pasien sebelumnya dirawat di RSUD Wamena dengan diagnosis anemia aplastik dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.
- Pemberangkatan dilakukan setelah koordinasi dengan tenaga medis daerah dan mendapat izin Panglima Kodau III.
- Sebelum terbang, pasien dinyatakan layak mengikuti penerbangan oleh dokter yang menangani dan didampingi anggota keluarganya.
- Dukungan transportasi udara tersebut menunjukkan kepedulian TNI AU dalam membantu akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Papua.




