BALIKPAPAN, Cakra101.com – TNI Angkatan Udara kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan peluang turunnya hujan dalam mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla), Senin (24/8/2026).
Operasi tersebut dilaksanakan melalui koordinasi TNI AU bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta Otorita IKN. Koordinasi dilakukan untuk menentukan wilayah sasaran penyemaian berdasarkan kondisi cuaca, potensi pertumbuhan awan, dan kebutuhan curah hujan di lapangan.
OMC menggunakan pesawat Casa NC-212 dengan tail number A-2105 yang terbang dari Lanud Dhomber menuju wilayah sasaran. Pesawat melaksanakan dua sortie penyemaian awan di sekitar Bendungan Sepaku Semoi, Kalimantan Timur.
Pada sortie pertama, penyemaian dilakukan di wilayah selatan Bendungan Sepaku Semoi yang berada di wilayah Balikpapan dan Penajam Paser Utara. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 kaki dengan menggunakan 800 kilogram natrium klorida (NaCl) sebagai bahan semai.
Selanjutnya, pesawat melaksanakan sortie kedua dengan sasaran area barat daya hingga barat Bendungan Sepaku Semoi. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 7.000 kaki menggunakan 800 kilogram NaCl. Total bahan semai yang digunakan dalam dua sortie tersebut mencapai 1,6 ton NaCl.
Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M. mengatakan, pelaksanaan OMC diarahkan pada wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan awan agar penyemaian dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan peluang hujan.
“Pelaksanaan OMC terus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan keberadaan awan di wilayah sasaran. Melalui penyemaian pada area yang berpotensi menghasilkan hujan, kami berupaya membantu membasahi wilayah yang terdampak dan mengurangi potensi meluasnya karhutla,” ujar Kadispenau.
(MC101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- TNI AU kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan karhutla pada Senin (24/8/2026).
- OMC menggunakan pesawat Casa NC-212 tail number A-2105 dari Lanud Dhomber dengan dua sortie penyemaian awan.
- Penyemaian dilakukan di sekitar Bendungan Sepaku Semoi, Kalimantan Timur pada ketinggian 10.000 kaki dan 7.000 kaki.
- Total bahan semai yang digunakan mencapai 1,6 ton NaCl, masing-masing 800 kilogram pada setiap sortie.
- Pelaksanaan OMC diarahkan pada wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan awan untuk meningkatkan peluang hujan dan membantu mengurangi potensi meluasnya karhutla.













