Kasus Starlink di Mentawai, Komdigi Dorong “Solusi Perizinan”

SOLO, Cakra101.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap Yogi Gilang Arya Setia (39), warga Mentawai yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Padang terkait penyediaan layanan internet berbasis jaringan Starlink. Komdigi tidak ingin melakukan intervensi, namun melihat perlunya langkah solutif melalui pembinaan.

“Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap proses hukum yang sedang berjalan, kita juga tidak ingin melakukan intervensi. Ini bukan bagian dari intervensi. Namun demikian, dari Komdigi kami melihat ada dua sisi. Yang pertama, seseorang yang melakukan layanan internet memang perlu memiliki izin. Tetapi sisi yang kedua, di Desa Sikakap, Mentawai, memang ada kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang kualitasnya lebih baik,” kata Meutya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (25/08/2026).

Meutya menjelaskan, meskipun wilayah Sikakap, Mentawai, telah terjangkau jaringan 4G, ketersediaan infrastruktur pendukung masih menjadi tantangan. Salah satunya belum tersedianya jaringan serat optik atau fiber optic, sementara layanan 4G di wilayah tersebut juga masih bergantung pada satu operator.

“Kalau kita bicara coverage 4G, memang sudah ter-cover, tetapi yang belum ada adalah fiber optic. Jadi layanannya masih sulit dan kualitasnya juga berbeda dengan daerah lain. Operator 4G pun hanya satu, artinya mungkin secara layanan masyarakat masih bergantung pada satu operator. Sehingga ini tidak bisa kita pisahkan. Ada kebutuhan masyarakat untuk internet yang kualitasnya lebih bagus, di sisi lain ada kegiatan yang belum memiliki izin,” ujarnya.

Menurut Meutya, kedua sisi tersebut perlu dilihat secara bersamaan. Karena itu, Komdigi tidak melihat persoalan tersebut hanya dari aspek pelanggaran ketentuan, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan konektivitas masyarakat dan itikad baik warga yang berupaya menghadirkan layanan internet.

“Kalau kami di Komdigi, kami tidak pernah melihat ini menjadi satu bagian tersendiri. Sehingga yang kita lakukan adalah langkah-langkah solutif untuk melakukan pembinaan. Jadi, ketika ada masyarakat yang punya itikad baik membantu menghadirkan konektivitas, kita ingin mencari jalan agar kegiatan itu bisa menjadi legal dan berizin,” kata Meutya.

Meutya mengatakan, pendekatan pembinaan sejalan dengan semangat untuk mengedepankan langkah-langkah korektif sebelum penggunaan instrumen pidana. Menurutnya, proses hukum tetap dihormati dan berjalan sesuai kewenangan, sementara Komdigi menjalankan fungsi pembinaan sesuai kewenangannya.

“Menurut hemat kami, semangat KUHAP yang baru juga harusnya mengedepankan langkah-langkah pembinaan, dan langkah hukum pidana adalah solusi terakhir. Jadi, itu yang biasa kita lakukan. Di beberapa daerah lain juga ada kasus seperti ini, tetapi biasanya ketika Komdigi menemukan melalui pengawasan yang kami lakukan, kita lakukan pembinaan,” ujarnya.

Bentuk pembinaan, lanjut Meutya, dapat dilakukan dengan membantu masyarakat atau pelaku usaha memenuhi aspek perizinan. Komdigi juga dapat membantu menghubungkan mereka dengan penyelenggara jasa internet atau ISP yang telah memiliki izin, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dalam ekosistem telekomunikasi yang resmi.

“Caranya bagaimana? Bisa jadi mereka kita bantu membuat izin. Bukan dipidana, tetapi dibantu membuat izin. Atau kita bantu juga untuk dikoneksikan atau diperbantukan dengan ISP-ISP yang sudah mendapat izin di daerah tersebut, sehingga dia menjadi bagian dari ekosistem atau reseller dari ISP tersebut,” jelas Meutya.

Meutya menegaskan, pendekatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan, melainkan merupakan bagian dari upaya Komdigi mencari solusi atas kebutuhan konektivitas masyarakat di Sikakap.

“Sekali lagi, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap proses hukum yang berlaku, kita ingin ada pendekatan-pendekatan atau solusi yang bisa dilakukan terhadap warga di Desa Sikakap yang punya itikad baik untuk konektivitas di sana. Kita ingin membantu agar kegiatan tersebut menjadi legal atau berizin,” ujar Meutya.

Menkomdigi menambahkan secara umum seluruh daerah desa di Indonesia sudah terdapat koneksi 4G. Namun yang belum semua adalah layanan fiber optic, yang akan terasa sekali ketika ingin menggunakan internet dengan kecepatan yang baik.

“Yang kita lakukan kemarin juga kita sudah melelang frekuensi 1,4 GHz ya, untuk melakukan penetrasi ke rumah tangga melalui teknologi Fixed Wireless Access. Mereka yang menang lelang ini kita wajibkan untuk membangun di wilayah-wilayah terpencil,” kata Menkomdigi Meutya Hafid.

Sehingga tidak hanya Kepulauan Mentawai, mungkin ada masukan untuk daerah-daerah lain yang menjadi bagian dalam program tersebut bagi pemenang lelang.

“Mudah-mudahan ini solusinya. Tentunya perlu waktu untuk membangun, tapi solusi dalam setahun itu mudah-mudahan bisa terasa di wilayah-wilayah yang saat ini memang belum memiliki layanan internet yang baik,” ujar Meutya.

Meutya mengakui dalam pemanfaatan teknologi informasi banyak memicu inovasi dan kreativitas di masyarakat.

“Jadi di lapangan mungkin saja ada kejadian-kejadian inovasi dan kreativitas dalam rangka membantu masyarakat,” katanya.

Namun, ia tetap mengimbau semuanya agar berizin dan dari Komdigi dapat membantu bagaimana supaya layanan atau inovasi tersebut berizin.

(MC101 – Biro Humas Kemkomdigi)

Ringkasan Berita:

  • Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan Komdigi menghormati proses hukum terhadap Yogi Gilang Arya Setia terkait layanan internet berbasis Starlink di Sikakap, Mentawai.
  • Komdigi tidak ingin melakukan intervensi, tetapi mendorong pendekatan pembinaan dan solusi perizinan bagi masyarakat yang memiliki itikad baik menghadirkan konektivitas.
  • Wilayah Sikakap telah terjangkau 4G, tetapi belum memiliki fiber optic dan masih bergantung pada satu operator 4G.
  • Komdigi dapat membantu pelaku memperoleh izin atau menghubungkan layanan dengan ISP yang telah memiliki izin, termasuk melalui skema sebagai reseller.
  • Komdigi juga mendorong penetrasi internet melalui frekuensi 1,4 GHz dengan teknologi Fixed Wireless Access yang mewajibkan pemenang lelang membangun di wilayah terpencil.

Hari Kesebelas Gempa NTT, TNI Kerahkan 8.122 Personel

NTT, Cakra101.com – TNI terus melakukan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Selasa (25/8/2026), sebanyak 8.122 personel dikerahkan untuk membantu masyarakat dan mendukung...

PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun, Kelola “1.500 Ton Sampah per Hari”

BEKASI, Cakra101.com – Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) melaksanakan peresmian pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah...

Menkomdigi Tegaskan Kualitas Penyiaran di “Tengah Persaingan Ketat”

JAKARTA, Cakra101.com – Perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi dan hiburan membuat persaingan industri penyiaran semakin ketat. Namun, persaingan merebut perhatian publik tidak boleh membuat...

Kasus Starlink di Mentawai, Komdigi Dorong “Solusi Perizinan”

SOLO, Cakra101.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap Yogi...

“Senyum Anak-Anak” Nagekeo Sambut Presiden Prabowo di Pengungsian

NAGEKEO, Cakra101.com – Tenda pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak riuh pada Rabu, 26 Agustus 2026. Warga berdesakan mendekat, sebagian mengangkat...

Presiden Prabowo di Tengah Pengungsi Nagekeo, Negara Hadir

NAGEKEO, Cakra101.com – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 26 Agustus 2026, menghadirkan...

Presiden Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Gempa NTT

NAGEKEO, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan...

Prabowo Dorong Desalinasi, PLTS, dan Ekonomi NTT Pascagempa

NAGEKEO, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong pemanfaatan sains dan teknologi untuk memperkuat ketahanan air di daerah terdampak bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya...

Pemerintah “Pulihkan” Infrastruktur dan Air Bersih Pascagempa NTT

NAGEKEO, Cakra101.com – Pemerintah terus mendorong pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen tersebut telah dilakukan sejak hari pertama...

Pemerintah Perkuat Sistem Peringatan Dini Tsunami Pascagempa Flores

FLORES, Cakra101.com – Pemerintah memperkuat penanganan dan mitigasi bencana gempa bumi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk melalui sistem peringatan dini tsunami. Dalam...

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Gempa Nagekeo

NAGEKEO, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan bencana gempa bumi di Posko Penanganan Gempa Bumi di Bataliyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara...

Kunjungi NTT, Presiden Prabowo Cek Penanganan Gempa Nagekeo

NAGEKEO, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto tiba di Helipad Bataliyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026, untuk meninjau secara...

PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun, Kelola “1.500 Ton Sampah per Hari”

BEKASI, Cakra101.com – Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) melaksanakan peresmian pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah...

Menkomdigi Tegaskan Kualitas Penyiaran di “Tengah Persaingan Ketat”

JAKARTA, Cakra101.com – Perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi dan hiburan membuat persaingan industri penyiaran semakin ketat. Namun, persaingan merebut perhatian publik tidak boleh membuat...

Kasus Starlink di Mentawai, Komdigi Dorong “Solusi Perizinan”

SOLO, Cakra101.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap Yogi...

Presiden Prabowo di Tengah Pengungsi Nagekeo, Negara Hadir

NAGEKEO, Cakra101.com – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 26 Agustus 2026, menghadirkan...

Prabowo Dorong Desalinasi, PLTS, dan Ekonomi NTT Pascagempa

NAGEKEO, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong pemanfaatan sains dan teknologi untuk memperkuat ketahanan air di daerah terdampak bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya...

Pemerintah Perkuat Sistem Peringatan Dini Tsunami Pascagempa Flores

FLORES, Cakra101.com – Pemerintah memperkuat penanganan dan mitigasi bencana gempa bumi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk melalui sistem peringatan dini tsunami. Dalam...

Cakra101.com

Media Cakra101.com adalah portal media yang dikelola oleh PT. Cakra Persada Nusantara 101 (CPN101)

Kontak Kami

No HP: 0812-8272-5007 (Pemred)
No HP: 0822-1112-7101 

E-Mail: mediacakra101official@gmail.com

Ikuti Kami

Ikuti update dan berita terbaru kami di Media Sosial!

Bagian ini jangan dihapus supaya tombol “Lihat Thumbnail” bisa bekerja demi untuk Elementor mengrender thumbnail