PONTIANAK, Cakra101.com – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menggelar rapat koordinasi persiapan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan delegasi Jepang. Kegiatan berlangsung di Gedung Teddy Kustari, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu, 13 September 2026.
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan operasi untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki kesamaan pemahaman serta kesiapan dalam mendukung penanganan Karhutla. Dalam kegiatan ini, Kemhan RI berperan sebagai koordinator utama yang mengintegrasikan kesiapan dan dukungan Satgas Udara TNI bersama delegasi Jepang agar operasi dapat berjalan secara terpadu, aman, dan efektif.
Pembahasan utama mencakup kesiapan operasional helikopter CH-47 Chinook yang dikerahkan untuk mendukung penanganan Karhutla, kondisi wilayah operasi dan jalur penerbangan, mekanisme koordinasi antarpihak, serta penyamaan prosedur pelaksanaan tugas di lapangan.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan setiap unsur memahami tugas, tanggung jawab, prosedur, serta pola kerja sama selama operasi berlangsung.
Di bawah koordinasi Kemhan RI, personel Kemhan, TNI, dan delegasi Jepang turut membahas berbagai aspek teknis dan operasional guna mendukung kelancaran pelaksanaan misi kemanusiaan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan pengerahan seluruh sumber daya dapat dilakukan secara terkoordinasi untuk mempercepat penanggulangan Karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.
Keterlibatan Jepang dalam operasi tersebut sekaligus mencerminkan eratnya kerja sama Indonesia–Jepang sebagai implementasi Defence Cooperation Arrangement (DCA) kedua negara dalam menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
Sebagai lead sector, Kemhan RI terus memastikan sinergi seluruh unsur nasional dan dukungan Jepang dapat terintegrasi secara optimal dalam mendukung upaya pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Dengan persiapan dan koordinasi yang matang, operasi penanganan Karhutla diharapkan dapat terlaksana secara aman, efektif, terpadu, dan tepat sasaran demi melindungi masyarakat serta mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan.
(MC101 – Biro Infohan Setjen Kemhan)
Ringkasan Berita
- Kemhan RI menggelar rapat koordinasi persiapan operasi penanganan Karhutla di Kalimantan bersama TNI dan delegasi Jepang.
- Koordinasi berlangsung di Gedung Teddy Kustari, Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu, 13 September 2026.
- Pembahasan mencakup kesiapan helikopter CH-47 Chinook, wilayah operasi, jalur penerbangan, mekanisme koordinasi, dan prosedur pelaksanaan tugas.
- Kemhan RI menjadi koordinator utama untuk mengintegrasikan kesiapan Satgas Udara TNI dan dukungan delegasi Jepang.
- Keterlibatan Jepang menjadi bagian dari implementasi Defence Cooperation Arrangement (DCA) Indonesia–Jepang dalam mendukung respons penanganan Karhutla.


