LAMPUNG, Cakra101.com – Prajurit Korps Marinir Indonesia bersama Marinir negara-negara sahabat mengasah kemampuan tempur dalam Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (Latgabma SGS) MARFOR-LAMPUNG 2026.
Latihan tersebut digelar di lingkungan Brigif 4 Mar/BS, Lampung, Selasa (08/09/2026).
Latihan diawali dengan materi Military Operations on Urbanized Terrain (MOUT) atau pertempuran kawasan perkotaan. Prajurit Marinir berlatih room clearing, pergerakan taktis antarbangunan, hingga evakuasi medis dalam situasi pertempuran.
Di sela kegiatan di Jakarta, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menegaskan bahwa latihan SGS menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesiapan tempur sekaligus kemampuan bekerja sama dengan pasukan negara sahabat.
Menurut Pangkormar, latihan bersama seperti ini juga menjadi sarana untuk membangun interoperabilitas dan kesiapan menghadapi dinamika operasi modern.
Memasuki malam hari, latihan dilanjutkan dengan skenario Raid Malam. Dalam kondisi minim cahaya, para prajurit melaksanakan infiltrasi menuju sasaran yang telah disimulasikan, dilanjutkan dengan penguasaan sasaran dan eksfiltrasi sesuai skenario latihan.
Rangkaian MOUT dan Raid Malam menjadi bagian dari upaya Korps Marinir untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapan operasional prajurit.
Melalui SGS 2026, kemampuan tempur dan kerja sama antara Marinir Indonesia dengan pasukan negara-negara sahabat terus diperkuat.
(MC101 – Dispen Kormar)
Ringkasan Berita
- Prajurit Korps Marinir Indonesia bersama Marinir negara-negara sahabat mengikuti Latgabma SGS MARFOR-LAMPUNG 2026 di Brigif 4 Mar/BS, Lampung.
- Latihan diawali materi MOUT yang mencakup room clearing, pergerakan taktis antarbangunan, dan evakuasi medis.
- Latihan dilanjutkan dengan skenario Raid Malam berupa infiltrasi, penguasaan sasaran, dan eksfiltrasi dalam kondisi minim cahaya.
- Pangkormar menilai SGS menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapan tempur, interoperabilitas, dan kemampuan kerja sama dengan pasukan negara sahabat.
- Rangkaian latihan diarahkan untuk memperkuat profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit Korps Marinir.





