JAKARTA, Cakra101.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 1.311 personel penyuluh untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah terdampak.
Ribuan personel tersebut berasal dari Pasis Sesko TNI, Seskoad, Seskoal, Seskoau, Sekkau, dan Pusdik Matra Darat. Mereka disiapkan untuk diterjunkan ke wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Sebelum bertugas di lapangan, para personel mendapatkan pembekalan secara daring dari Perwira Staf Ahli (Pa Sahli) Tingkat III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla.
Kegiatan pembekalan berlangsung di Posko Karhutla Sahli Panglima TNI, Base Ops Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (2/11/2026).
TNI Optimalkan Peran Penyuluh dalam Pencegahan Karhutla
Dalam pembekalannya, Laksda TNI Donny Suharto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran penyuluh dalam mendukung penanggulangan karhutla.
“Pembekalan ini merupakan langkah strategis TNI dalam mengoptimalkan peran penyuluhan di lapangan, guna mendukung upaya penanggulangan Karhutla yang tengah menjadi perhatian nasional,” ujarnya.
Laksda TNI Donny Suharto juga menyampaikan enam pedoman utama yang harus menjadi perhatian para penyuluh. Pedoman tersebut meliputi menjadi pelopor pencegahan, memahami karakteristik wilayah, memperkuat koordinasi lintas sektor, melibatkan masyarakat, mengutamakan keselamatan, serta memastikan tindak lanjut penyuluhan berjalan secara terukur.
Setelah mengikuti pembekalan, setiap penyuluh ditargetkan mampu menjelaskan penyebab dan dampak karhutla kepada masyarakat.
Selain itu, mereka diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk menerapkan enam tindakan utama pencegahan karhutla, sekaligus membangun kesiapsiagaan melalui deteksi dini, pelaporan cepat, koordinasi, dan penyelamatan diri.
Menutup pembekalannya, Laksda TNI Donny Suharto mengingatkan bahwa kegiatan penyuluhan harus mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
“Jangan hanya menjadi Tim Penyuluhan yang mampu menjelaskan bahaya kebakaran. Jadilah Tim Penyuluhan yang mampu mencegah kebakaran melalui perubahan perilaku masyarakat,” pungkasnya.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia
Diterbitkan pada: 3 November 2026
(MC101 – Puspen TNI)
Ringkasan Berita
- TNI menyiapkan 1.311 personel penyuluh untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan karhutla di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
- Para personel berasal dari Pasis Sesko TNI, Seskoad, Seskoal, Seskoau, Sekkau, dan Pusdik Matra Darat.
- Pembekalan diberikan Laksda TNI Donny Suharto secara daring di Posko Karhutla Sahli Panglima TNI, Jakarta Timur, Senin (2/11/2026).
- Enam pedoman bagi penyuluh mencakup pencegahan, pemahaman karakteristik wilayah, koordinasi lintas sektor, pelibatan masyarakat, keselamatan, dan tindak lanjut terukur.
- Penyuluh ditargetkan mampu mengedukasi masyarakat, mendorong deteksi dini, mempercepat pelaporan, serta membangun kesiapsiagaan menghadapi karhutla.