SITUBONDO, Cakra101.com – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menunjukkan kemampuan dalam Combined Joint Live Fire Exercise (CJLFX) atau latihan penembakan langsung gabungan sebagai puncak Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Kegiatan dengan menggunakan munisi tajam tersebut berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Penembakan gabungan ini ditinjau langsung oleh Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika bersama Commander Joint Operations ADF Vice Admiral Justin Jones dari Titik Tinjau T-12.
Dalam latihan tersebut, TNI melibatkan prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha Brigif 16/Wira Yudha serta Yonif 1 Marinir Brigif 2 Marinir.
Kedua negara mengerahkan beragam alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan persenjataan, mulai dari pesawat tempur, sistem roket, artileri medan, hingga persenjataan infanteri. Seluruh unsur tersebut terintegrasi dalam satu rangkaian penembakan yang memadukan serangan udara, bantuan tembakan, dan manuver pasukan infanteri.
CJLFX menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk menguji integrasi kekuatan darat, laut, dan udara dalam satu operasi gabungan.
Latgabma Keris Woomera 2026 diikuti 2.174 personel. Latihan ini menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat kemitraan strategis dengan Australia sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia untuk menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia
Diterbitkan pada: 21 Oktober 2026
(MC101 – Puspen TNI)
Ringkasan Berita
- TNI dan Angkatan Bersenjata Australia menggelar CJLFX sebagai puncak Latgabma Keris Woomera 2026 di Puslatpurmar 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa (20/10/2026).
- Penembakan gabungan menggunakan munisi tajam tersebut ditinjau Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika dan Commander Joint Operations ADF Vice Admiral Justin Jones.
- TNI melibatkan prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha Brigif 16/Wira Yudha serta Yonif 1 Marinir Brigif 2 Marinir.
- Kedua negara mengintegrasikan beragam alutsista dalam rangkaian serangan udara, bantuan tembakan, dan manuver infanteri.
- Latgabma Keris Woomera 2026 yang diikuti 2.174 personel memperkuat kemitraan strategis dan diplomasi militer Indonesia untuk menjaga stabilitas Indo-Pasifik.