HAWAII, Cakra101.com – Prajurit TNI Angkatan Laut dari Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) Tahun Anggaran 2026 terus meningkatkan kemampuan tempur melalui kegiatan Subject Matter Expert (SME) yang digelar di Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Pleton Marinir RIMPAC 2026 Letda Marinir Wisnu Widyadhana, S.Tr.Han., guna memastikan setiap prajurit mengikuti seluruh materi dengan disiplin serta memahami setiap pembelajaran sebagai bekal menghadapi tahapan latihan berikutnya.
Kegiatan Subject Matter Expert (SME) merupakan bagian dari rangkaian pembekalan teknis yang diberikan oleh instruktur Korps Marinir Amerika Serikat kepada seluruh peserta latihan. Materi dibagi ke dalam beberapa kelompok yang meliputi pengoperasian senapan mesin bantuan, mortir 60 mm, serta taktik kamuflase di medan tempur, sebagai bekal menghadapi berbagai skenario latihan gabungan.
Melalui materi senapan mesin bantuan, para prajurit dibekali teknik penggunaan senjata secara efektif untuk memberikan daya gempur sekaligus perlindungan kepada satuan di medan operasi. Pada materi mortir 60 mm, peserta mempelajari prosedur pengoperasian, teknik penembakan, hingga koordinasi dukungan tembakan secara cepat dan akurat. Sementara itu, materi kamuflase medan tempur difokuskan pada kemampuan menyamarkan personel maupun perlengkapan guna mengurangi kemungkinan terdeteksi lawan dalam berbagai kondisi medan.
Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Marinir RIMPAC 2026, Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan Subject Matter Expert menjadi kesempatan berharga bagi prajurit Korps Marinir untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan tempur, serta memperkuat interoperabilitas dengan militer negara-negara sahabat.
“Pelajari setiap materi dengan sungguh-sungguh dan manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu serta pengalaman dari para instruktur. Tunjukkan bahwa prajurit Korps Marinir Indonesia memiliki disiplin, kemampuan, dan profesionalisme yang mampu bersaing di forum latihan militer internasional. Jadikan setiap ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk mengharumkan nama Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, dan bangsa Indonesia,” tegas Dan UT.
Melalui kegiatan Subject Matter Expert (SME) ini, prajurit Korps Marinir Indonesia tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis perorangan, tetapi juga memperkuat kesiapan menghadapi berbagai skenario operasi gabungan dalam RIMPAC 2026. Keikutsertaan dalam latihan multilateral terbesar di dunia tersebut menjadi bukti komitmen Korps Marinir TNI AL dalam membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan mampu bekerja sama dengan militer negara-negara sahabat di tingkat internasional.
(MC101 – Dispenal)
Ringkasan Berita:
- Prajurit Korps Marinir TNI AL mengikuti Subject Matter Expert (SME) pada rangkaian RIMPAC 2026 di Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat.
- Materi latihan meliputi senapan mesin bantuan, mortir 60 mm, dan taktik kamuflase medan tempur.
- Kegiatan dipimpin Komandan Pleton Marinir RIMPAC 2026 Letda Marinir Wisnu Widyadhana, S.Tr.Han.
- Dan UT Marinir RIMPAC 2026 menekankan pentingnya menyerap ilmu, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat interoperabilitas dengan militer negara sahabat.
- Keikutsertaan dalam RIMPAC 2026 mempertegas komitmen Korps Marinir TNI AL dalam membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan berdaya saing internasional.