CILEGON, Cakra101.com – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mengalami kebakaran di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa sore (20/10/2026). Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Menanggapi insiden tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan keprihatinannya dan menginstruksikan koordinasi intensif agar penanganan berlangsung cepat dan aman.
“Kami atas nama pemerintah menyampaikan rasa prihatin terhadap kejadian ini. Kami terus berkoordinasi untuk penanganan kebakaran dan pengamanan kapal bersama instansi terkait. Alhamdulillah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat,” tutur Menhub Dudy di Pelabuhan Merak, Banten, 20 Oktober 2026.
Proses penanganan melibatkan sejumlah kapal dan unsur pendukung, yakni TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, serta unsur Bea Cukai BC 9006.
Penanganan tersebut juga melibatkan petugas gabungan dari berbagai unsur, mulai dari otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, hingga instansi terkait lainnya.
Menhub Dudy memastikan seluruh proses penanganan mengutamakan keselamatan personel dan keamanan pelayaran di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak terkait.
“Kemenhub terus mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian. Kami juga siap menindaklanjuti hasil pemeriksaan sesuai dengan kewenangan kami,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Menhub turut mengapresiasi kesigapan petugas di lapangan dan seluruh unsur yang terlibat sehingga proses evakuasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada Selasa (20/10/2026) pukul 14.32 WIB. Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, insiden kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak.
Kementerian Perhubungan melalui otoritas terkait telah mengoordinasikan pengerahan bantuan dari unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, serta instansi terkait untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi.
Menhub menegaskan, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian. Karena itu, semua pihak diminta menunggu hasil investigasi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kita serahkan proses investigasi kepada pihak yang berwenang. Hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan berjalan dengan baik dan aspek keselamatan menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan insiden dan evaluasi keselamatan pelayaran berjalan sesuai kewenangan masing-masing. Evaluasi juga diperlukan untuk mengidentifikasi langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang.
Menhub menekankan bahwa keselamatan pelayaran tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan persyaratan administratif. Aspek tersebut harus diwujudkan melalui kepatuhan terhadap standar keselamatan, kesiapan kapal dan awak, serta penerapan prosedur keselamatan secara konsisten.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan
Diterbitkan pada: 21 Oktober 2026
(MC101 – Redaksi)
Ringkasan Berita
- KMP Batumandi mengalami kebakaran di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, pada 20 Oktober 2026. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.
- Menhub Dudy Purwagandhi menginstruksikan koordinasi intensif untuk penanganan kebakaran, pengamanan kapal, serta keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian.
- Sejumlah kapal dan unsur pendukung, termasuk Basarnas, kepolisian, otoritas pelabuhan, serta Bea Cukai BC 9006, terlibat dalam proses penanganan.
- KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pukul 14.32 WIB, sedangkan kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB berdasarkan informasi awal VTS Merak.
- Penyebab kebakaran masih diinvestigasi oleh KNKT dan kepolisian. Kemenhub meminta masyarakat tidak berspekulasi serta menegaskan pentingnya evaluasi untuk mencegah kejadian serupa.