Pemerintah Targetkan IEU-CEPA Berlaku Awal 2027, Ekspor Indonesia Berpotensi Naik USD10,9 Miliar

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mendorong percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan bebas untuk memperluas akses pasar bagi produk Indonesia. Salah satu fokus utama adalah Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang diharapkan mulai berlaku efektif pada awal 2027 dan berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia hingga USD10,9 miliar.

Selain IEU-CEPA, Pemerintah juga memberikan perhatian pada dua perjanjian perdagangan lain yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat, yakni Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-CA CEPA) dan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

Pemerintah mendorong agar keberadaan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dan Free Trade Agreement (FTA) tidak hanya menyediakan akses tarif preferensial, tetapi juga mendorong peningkatan nyata pemanfaatan fasilitas tersebut oleh eksportir Indonesia.

Terkait perkembangan penandatanganan IEU-CEPA, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyampaikan perlunya langkah diplomasi untuk mempercepat proses ratifikasi. Dengan demikian, perjanjian tersebut diharapkan dapat mulai berlaku efektif (Entry into Force/EIF) pada awal 2027.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan bahwa Menko Airlangga menekankan IEU-CEPA sebagai momentum penting untuk memperluas peluang perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Pemerintah terus mendorong percepatan proses penandatanganan dan ratifikasi agar perjanjian tersebut dapat mulai diimplementasikan pada awal 2027 serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian kedua pihak.

“Penting untuk menjaga momentum positif penyelesaian IEU-CEPA melalui penguatan koordinasi dan diplomasi dengan institusi UE. Percepatan penandatanganan juga perlu diikuti dengan persiapan ratifikasi dan implementasi agar manfaat perjanjian dapat segera dirasakan oleh pelaku usaha kedua pihak,” ujar Juru Bicara Haryo.

Proses Penandatanganan IEU-CEPA Dikebut

Setelah mencapai penyelesaian substantif pada September 2025 dan menuntaskan proses legal scrubbing pada Agustus 2026, Indonesia dan Uni Eropa kini memasuki tahap akhir persiapan penandatanganan IEU-CEPA.

Pada Juni 2026, Komisi Eropa telah menyampaikan proposal mengenai IEU-CEPA kepada Dewan Uni Eropa untuk memperoleh persetujuan penandatanganan dan penyelesaiannya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Keharyapatihan Luksemburg, dan Uni Eropa juga menyampaikan perkembangan komunikasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan Uni Eropa. Komunikasi tersebut termasuk dengan Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Maroš Šefčovič, guna mendorong percepatan penyelesaian prosedur internal Uni Eropa.

Kedua pihak terus mengupayakan agar penandatanganan IEU-CEPA dapat terlaksana sebelum akhir 2026.

Potensi Ekspor dari Tiga Perjanjian Perdagangan

Berdasarkan sejumlah analisis dampak FTA dan CEPA, IEU-CEPA berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia hingga USD10,9 miliar. Sementara itu, I-CA CEPA diperkirakan berpotensi meningkatkan ekspor sekitar USD1,6 miliar, sedangkan I-EAEU FTA memiliki potensi peningkatan ekspor sekitar USD2,2 miliar hingga USD2,89 miliar.

Angka tersebut menunjukkan bahwa perjanjian perdagangan tidak hanya memberikan manfaat berupa penurunan tarif, tetapi juga membuka peluang perluasan perdagangan. Peluang itu dapat diarahkan pada komoditas yang memiliki kapasitas produksi serta potensi permintaan di negara mitra.

Sejalan dengan hal tersebut, hasil Export Potential Analysis atau analisis potensi ekspor menunjukkan bahwa pemanfaatan CEPA dan FTA dapat diarahkan pada sejumlah komoditas dengan export gap yang cukup besar. Export gap merupakan selisih antara nilai ekspor yang sudah berjalan dan nilai ekspor potensial yang masih dapat dicapai di pasar mitra.

Untuk Uni Eropa, EFTA, dan Inggris (UK), peluang utama terdapat pada komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya, kendaraan bermotor, kopi, kakao, karet dan produk karet, besi dan baja, kayu olahan, serta produk perikanan.

Sementara itu, peluang ekspor ke Kanada terutama mencakup mineral dan logam, produk kimia, kendaraan, kayu dan karet, serta mesin dan peralatan elektronik. Kelompok produk lain yang dapat didorong melalui I-CA CEPA meliputi makanan dan minuman, hasil laut, alas kaki, produk kayu olahan, elektronik, otomotif, dan produk kerajinan.

Adapun di kawasan Eurasian Economic Union (EAEU), peluang ekspor terutama berasal dari produk kimia, produk nabati, kendaraan, mineral dan logam, serta kayu, kertas, karet, dan plastik.

Pada tingkat komoditas, kelapa sawit, alas kaki, udang, karet alam, kopi, dan minyak atsiri termasuk produk yang memperoleh peluang tarif lebih baik melalui I-EAEU FTA.

Kemitraan Indonesia-Uni Eropa Diperluas

Lebih lanjut, Juru Bicara Haryo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya membahas percepatan IEU-CEPA, tetapi juga peluang penguatan kemitraan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa di sektor strategis.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi pengembangan industri semikonduktor, teknologi, dan ekonomi kreatif. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi baru, meningkatkan kapasitas industri nasional, serta mendorong pengembangan ekosistem inovasi dan teknologi di Indonesia.

“Diperlukan sinergi antara Pemerintah Indonesia dan Perwakilan RI di Brussels untuk mengawal penyelesaian IEU-CEPA sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara anggota UE yang diharapkan dapat mempercepat realisasi manfaat perjanjian serta menjadi fondasi bagi kemitraan ekonomi Indonesia dan UE yang semakin erat dan berkelanjutan,” pungkas Juru Bicara Haryo.


@ Media Cakra101 (MC101)

Sumber: Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Diterbitkan pada: 21 Oktober 2026

(MC101 – Biro KLIP Kemenko Ekon)


Ringkasan Berita

  1. Pemerintah mendorong percepatan penandatanganan dan ratifikasi IEU-CEPA agar dapat mulai berlaku efektif pada awal 2027.
  2. Indonesia dan Uni Eropa telah menuntaskan penyelesaian substantif pada September 2025 serta legal scrubbing pada Agustus 2026.
  3. IEU-CEPA berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia hingga USD10,9 miliar, I-CA CEPA sekitar USD1,6 miliar, dan I-EAEU FTA sekitar USD2,2 miliar hingga USD2,89 miliar.
  4. Peluang ekspor mencakup berbagai komoditas, antara lain kelapa sawit, kendaraan bermotor, kopi, kakao, karet, produk perikanan, mineral, logam, dan produk kimia.
  5. Pemerintah juga mendorong penguatan kemitraan ekonomi Indonesia-Uni Eropa di sektor semikonduktor, teknologi, dan ekonomi kreatif.

Foto: Dok KLIP Kemenko Ekon

DISCLAIMER

Demi menjaga kredibilitas dan akurasi informasi, seluruh artikel di Cakra101.com menyertakan rujukan pada paragraf terakhir (MC101 – “Sumber”). Khusus untuk informasi bertema finansial, politik, dan kesehatan, kami menghimbau para pengunjung untuk selalu berhati-hati, bijak, serta melakukan verifikasi mandiri sebelum informasi tersebut diterima.

ZONA DISTRAKSI
  • Video Not Found!!
  • Error Code : 429
  • Message : Quota exceeded for quota metric 'Search Queries' and limit 'Search Queries per day' of service 'youtube.googleapis.com' for consumer 'project_number:1012135580110'.

Terkini

Pemerintah Targetkan IEU-CEPA Berlaku Awal 2027, Ekspor Indonesia Berpotensi Naik USD10,9 Miliar

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mendorong percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan bebas untuk memperluas akses pasar...

Airlangga Hartarto Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pacu Ekspor

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah terus menjaga stabilitas perekonomian nasional sekaligus memperkuat kinerja ekspor untuk mempertahankan momentum pertumbuhan menjelang akhir tahun...

Kebakaran KMP Batumandi di Cilegon, Menhub Dudy Instruksikan Investigasi dan Evaluasi Keselamatan

CILEGON, Cakra101.com – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mengalami kebakaran di alur...

BI-Rate Tetap 5,75%, Bank Indonesia Turunkan GWM dan Perkuat Insentif Likuiditas

JAKARTA, Cakra101.com – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada...

Program Perumahan Tembus 1,79 Juta Unit, Kementerian PKP Matangkan Peta Jalan 2025–2029

JAKARTA, Cakra101.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membahas...

‘Swasembada Beras Indonesia Diperkuat’, Produksi 2025 Capai 34,69 Juta Ton

JAKARTA, Cakra101.com – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman...

Ekspor Perkebunan Tembus Rp503,3 Triliun, Topang Devisa Nasional di Era Prabowo-Gibran

JAKARTA, Cakra101.com – Subsektor perkebunan terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil...

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Pertanian Modern dan Perlindungan Petani Digenjot

JAKARTA, Cakra101.com – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian...

‘Pertanian Modern Jadi Kunci Swasembada Pangan’, Wamentan Alim Siapkan Langkah Ini

JAKARTA, Cakra101.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim menyatakan kesiapannya membantu Menteri Pertanian (Mentan) Amran mempercepat transformasi pertanian nasional melalui...

DEN Ingatkan Ancaman El Nino 2027, Pemerintah Diminta Jaga Stok Pangan

JAKARTA, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa...

Pemerintah Siapkan Strategi Fiskal untuk Jaga Harga BBM Subsidi hingga Akhir 2026

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi fiskal untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun dengan...

Hilirisasi Indonesia Makin Meluas, Ekspor Diproyeksikan Tembus US$50 Miliar

JAKARTA, Cakra101.com – Perkembangan hilirisasi Indonesia terus menguat dan tidak lagi bertumpu pada nikel. Dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan...

Pemerintah Targetkan IEU-CEPA Berlaku Awal 2027, Ekspor Indonesia Berpotensi Naik USD10,9 Miliar

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mendorong percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan bebas untuk memperluas akses pasar...

Airlangga Hartarto Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pacu Ekspor

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah terus menjaga stabilitas perekonomian nasional sekaligus memperkuat kinerja ekspor untuk mempertahankan momentum pertumbuhan menjelang akhir tahun...

Kebakaran KMP Batumandi di Cilegon, Menhub Dudy Instruksikan Investigasi dan Evaluasi Keselamatan

CILEGON, Cakra101.com – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mengalami kebakaran di alur...

BI-Rate Tetap 5,75%, Bank Indonesia Turunkan GWM dan Perkuat Insentif Likuiditas

JAKARTA, Cakra101.com – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada...

Program Perumahan Tembus 1,79 Juta Unit, Kementerian PKP Matangkan Peta Jalan 2025–2029

JAKARTA, Cakra101.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membahas...

‘Swasembada Beras Indonesia Diperkuat’, Produksi 2025 Capai 34,69 Juta Ton

JAKARTA, Cakra101.com – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman...

Ekspor Perkebunan Tembus Rp503,3 Triliun, Topang Devisa Nasional di Era Prabowo-Gibran

JAKARTA, Cakra101.com – Subsektor perkebunan terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil...

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Pertanian Modern dan Perlindungan Petani Digenjot

JAKARTA, Cakra101.com – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian...

‘Pertanian Modern Jadi Kunci Swasembada Pangan’, Wamentan Alim Siapkan Langkah Ini

JAKARTA, Cakra101.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim menyatakan kesiapannya membantu Menteri Pertanian (Mentan) Amran mempercepat transformasi pertanian nasional melalui...

DEN Ingatkan Ancaman El Nino 2027, Pemerintah Diminta Jaga Stok Pangan

JAKARTA, Cakra101.com – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa...

Pemerintah Siapkan Strategi Fiskal untuk Jaga Harga BBM Subsidi hingga Akhir 2026

JAKARTA, Cakra101.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi fiskal untuk menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun dengan...

Hilirisasi Indonesia Makin Meluas, Ekspor Diproyeksikan Tembus US$50 Miliar

JAKARTA, Cakra101.com – Perkembangan hilirisasi Indonesia terus menguat dan tidak lagi bertumpu pada nikel. Dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan...

Cakra101.com

Media Cakra101.com adalah portal media yang dikelola oleh PT. Cakra Persada Nusantara 101 (CPN101)

Kontak Kami

No HP: 0812-8272-5007 (Pemred)
No HP: 0822-1112-7101 

E-Mail: mediacakra101official@gmail.com

Ikuti Kami

Ikuti update dan berita terbaru kami di Media Sosial!

Section Title

Kebakaran KMP Batumandi di Cilegon, Menhub Dudy Instruksikan Investigasi dan Evaluasi Keselamatan

CILEGON, Cakra101.com – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang berlayar dari Pelabuhan Bakauheni...

BI-Rate Tetap 5,75%, Bank Indonesia Turunkan GWM dan Perkuat Insentif Likuiditas

JAKARTA, Cakra101.com – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar...

‘Swasembada Beras Indonesia Diperkuat’, Produksi 2025 Capai 34,69 Juta Ton

JAKARTA, Cakra101.com – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman...

Ekspor Perkebunan Tembus Rp503,3 Triliun, Topang Devisa Nasional di Era Prabowo-Gibran

JAKARTA, Cakra101.com – Subsektor perkebunan terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian...

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Pertanian Modern dan Perlindungan Petani Digenjot

JAKARTA, Cakra101.com – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran...

‘Pertanian Modern Jadi Kunci Swasembada Pangan’, Wamentan Alim Siapkan Langkah Ini

JAKARTA, Cakra101.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim menyatakan kesiapannya membantu...