PASURUAN, Cakra101.com – TNI Angkatan Udara (TNI AU) menguji pemanfaatan infrastruktur alternatif untuk memperkuat ketahanan dan fleksibilitas operasi udara melalui uji coba lepas landas (take off) dan pendaratan (landing) pesawat EMB-314 Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), Jawa Timur, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan diawali dengan paparan kesiapan pelaksanaan uji coba yang diterima Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. Paparan disampaikan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas), yakni Wakil Asisten Operasi KASAU, yang mencakup aspek teknis, pengamanan, dan keselamatan penerbangan.
Selanjutnya, KASAU meninjau langsung kesiapan lokasi, mulai dari kondisi permukaan jalan, objek penghalang (obstacle) di sekitar area, pengamanan, hingga pemasangan lampu landasan portabel (Runway Light Portable) untuk membantu panduan visual penerbang.
Uji Coba Pendaratan dan Lepas Landas Super Tucano serta F-16
Setelah meninjau kesiapan lokasi, KASAU menyaksikan langsung uji coba lepas landas dan pendaratan kedua pesawat TNI AU tersebut. Sebelum mendarat, EMB-314 Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon melaksanakan pendekatan rendah (low approach) untuk memastikan kondisi landasan aman.
Kedua pesawat kemudian melaksanakan pendaratan penuh hingga berhenti (full stop landing), sebelum kembali melakukan lepas landas dari ruas jalan tol tersebut.
KASAU juga menyapa dan berkomunikasi langsung dengan para penerbang. Ia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kegiatan yang berlangsung sesuai rencana.
Tol Paspro Dinilai Memenuhi Persyaratan Landasan Alternatif
KASAU menjelaskan, pemanfaatan infrastruktur daerah, termasuk jalan tol, merupakan salah satu upaya TNI AU untuk menjaga fleksibilitas operasi udara dalam menghadapi beragam kondisi dan kebutuhan operasional.
Berdasarkan hasil verifikasi, ruas Tol Paspro memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai landasan alternatif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
KASAU turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemungkinan gangguan kenyamanan pengguna jalan selama persiapan dan pelaksanaan uji coba.
Bagi TNI AU, kegiatan ini menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan prosedur, meningkatkan kesiapan personel, serta memastikan ketersediaan dukungan teknis bagi pemanfaatan landasan alternatif.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fleksibilitas operasi udara melalui pengembangan opsi dukungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi operasional.
Meski demikian, keselamatan tetap menjadi prioritas, dengan tetap memperhatikan fungsi utama jalan tol sebagai sarana transportasi masyarakat.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara
Diterbitkan pada: 23 Oktober 2026
(MC101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- TNI AU menguji ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), Jawa Timur, sebagai landasan alternatif untuk memperkuat fleksibilitas operasi udara pada Kamis (22/10/2026).
- Pesawat EMB-314 Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon melaksanakan uji coba pendekatan rendah, pendaratan penuh hingga berhenti, serta lepas landas dari ruas jalan tol tersebut.
- KASAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., meninjau kesiapan teknis, pengamanan, dan keselamatan penerbangan sebelum menyaksikan uji coba.
- Hasil verifikasi menunjukkan ruas tol tersebut memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai landasan alternatif sesuai ketentuan yang berlaku.
- Uji coba menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan prosedur, meningkatkan kesiapan personel, dan memastikan dukungan teknis, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta fungsi utama jalan tol bagi masyarakat.








