MANOKWARI, Cakra101.com — Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru memimpin kegiatan Miyajgema Tokoh Lintas Sektoral Papua Barat yang digelar di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Jumat (8/05/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kebersamaan, persatuan, dan sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah serta mendukung percepatan pembangunan di Papua Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, Kakesbangpol Papua Barat Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, M.Si, Ketua DPRD Papua Barat Orgenes Wonggor, A.Md, Anggota DPD RI Obeth Ayok Rumbruren, Wakil Ketua I MRP Papua Barat Petrus Makbon, Ketua LBH Papua Barat Yan Christian Warinussy, unsur TNI-Polri, pejabat daerah, serta para tokoh adat, agama, pemuda, perempuan, dan masyarakat Papua Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Papua Barat memiliki potensi besar dari sumber daya alam, kekayaan budaya, dan kualitas sumber daya manusia yang harus terus dikembangkan. Namun demikian, berbagai tantangan seperti pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan stabilitas keamanan masih memerlukan kolaborasi lintas sektoral yang kokoh dan berkelanjutan.
Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari menekankan bahwa generasi muda Papua memiliki potensi besar yang perlu diperkuat melalui dukungan nyata, termasuk program makanan bergizi gratis agar tumbuh sehat dan siap menjadi penerus masa depan Papua Barat. Selain itu, Kodam XVIII/Kasuari juga menghadirkan berbagai solusi konkret melalui Program Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP), Koperasi Desa Kampung Merah Putih (KDKMP), serta pembangunan Jembatan Garuda yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi rakyat, memperluas akses transportasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan pemberian tali asih oleh Pangdam XVIII/Kasuari bersama para Pejabat Utama Kodam XVIII/Kasuari kepada tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat Papua Barat. Suasana hangat dan penuh antusias semakin terasa melalui sesi diskusi dan tanya jawab interaktif yang membuka ruang komunikasi antara pimpinan daerah, TNI, dan masyarakat. Momentum ini menjadi simbol kuat kebersamaan seluruh elemen Papua Barat dalam mewujudkan daerah yang aman, maju, dan sejahtera.
(MC101 – Pendam XVIII/KSR)