Beranda / Pendidikan / Menkeu Purbaya Tegaskan APBN Jadi Investasi Strategis untuk Membangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Menkeu Purbaya Tegaskan APBN Jadi Investasi Strategis untuk Membangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Melalui APBN, pemerintah tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memperkuat daya saing bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan talenta. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum bertajuk “APBN untuk Indonesia Maju: Menjaga Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan, dan Pembangunan” di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/7).

Menkeu menjelaskan bahwa pengelolaan APBN dilaksanakan berdasarkan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk mewujudkan kemakmuran rakyat melalui kebijakan fiskal yang sehat dan berkelanjutan.

“Melalui kebijakan fiskal yang disiplin, pemerintah terus mengoptimalkan potensi strategis Indonesia, mulai dari posisi geografis yang menguntungkan, kekayaan sumber daya alam, hingga bonus demografi sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Menkeu.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan Indonesia menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045. Target tersebut hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh SDM yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Oleh karena itu, pembangunan talenta menjadi bagian penting dalam strategi transformasi ekonomi nasional.

Menurut Menkeu, pengembangan talenta harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan penguasaan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) bersama ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi agar mampu meningkatkan produktivitas serta daya saing nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui APBN Tahun Anggaran 2026 yang mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp769,1 triliun. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, revitalisasi sekolah, mendukung Program Makan Bergizi Gratis, serta memperkuat pembiayaan beasiswa melalui LPDP. Pemerintah juga mengarahkan kebijakan beasiswa LPDP agar lebih fokus pada bidang-bidang prioritas, khususnya STEM dan sektor strategis yang mendukung transformasi ekonomi nasional.

“Pembangunan ekonomi Indonesia memerlukan ekosistem industri yang menjadikan talenta sebagai inti pembangunan. Karena itu, investasi pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN,” tegas Menkeu.

Di sisi lain, Menkeu menyampaikan bahwa fundamental perekonomian Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kinerja pertumbuhan ekonomi, inflasi, defisit fiskal, dan rasio utang pemerintah berada pada level yang sehat sehingga memberikan ruang bagi APBN untuk terus menjalankan fungsinya sebagai shock absorber, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mendukung agenda transformasi ekonomi.

Menutup paparannya, Menkeu menegaskan bahwa APBN bukan sekadar instrumen pengelolaan keuangan negara, melainkan investasi strategis untuk mencetak generasi unggul Indonesia. Dengan stabilitas ekonomi yang tetap terjaga dan kualitas SDM yang terus ditingkatkan, pemerintah optimistis mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

(MC101 – Biro KLI Kemenkeu)

Ringkasan Berita:

  • Menkeu Purbaya menegaskan APBN merupakan investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
  • Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045 dengan dukungan talenta yang produktif dan adaptif.
  • APBN 2026 mengalokasikan Rp769,1 triliun untuk sektor pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah, Program Makan Bergizi Gratis, dan beasiswa LPDP.
  • Pemerintah memprioritaskan pengembangan talenta di bidang STEM dan sektor strategis untuk mendukung transformasi ekonomi nasional.
  • Menkeu menegaskan APBN tetap berperan sebagai shock absorber yang menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic