AMERIKA SERIKAT, Cakra101.com – Kontrak berjangka saham Amerika Serikat bergerak melemah pada Rabu, setelah Wall Street menguat pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar kini menantikan data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) sebelum pembukaan perdagangan serta laporan kinerja Nvidia setelah penutupan pasar.
S&P 500 menguat 0,3% menjadi 7.677,24 pada Selasa. Dow Jones juga naik 0,3% ke 53.577,40, sedangkan Nasdaq bertambah 0,7% menjadi 26.151,30. Penguatan terjadi ketika saham teknologi pulih dari tekanan pada sesi Senin.
Lebar pasar (market breadth) juga menunjukkan kondisi positif, menandakan penguatan tidak hanya ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Saham Nvidia naik 2,2%, Meta menguat hampir 2%, sementara Micron bertambah 2,5%. Penguatan tersebut mendorong indeks semikonduktor naik 1,4%. AMD bahkan melonjak 4,9% setelah mendapatkan peningkatan rekomendasi dari Raymond James.
Namun, optimisme tersebut belum berlanjut sepenuhnya pada perdagangan Rabu. Kontrak Nasdaq turun sekitar 0,5%, kontrak berjangka S&P 500 bergerak lebih rendah, sementara kontrak Dow Jones relatif datar.
Pasar menghadapi dua katalis besar dalam satu sesi: data inflasi PCE sebelum pembukaan dan laporan Nvidia setelah penutupan perdagangan.
Data PCE Jadi Ujian Pertama
Data PCE untuk Juli dijadwalkan dirilis pada pukul 08.30 ET. Sementara itu, Core PCE, indikator inflasi yang menjadi perhatian utama Federal Reserve karena tidak memasukkan komponen makanan dan energi yang volatil, diperkirakan meningkat 0,2% secara bulanan dan bertahan di 3,3% secara tahunan.
Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan berpotensi mendorong yield Treasury turun. Kondisi tersebut dapat memberikan dukungan bagi saham teknologi dan saham lain yang sensitif terhadap suku bunga karena valuasinya banyak bergantung pada proyeksi keuntungan masa depan.
Sebaliknya, angka inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat dolar AS, memberikan tekanan terhadap emas, serta kembali meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga.
Pasar saat ini memperkirakan sekitar 64% peluang Federal Reserve mempertahankan suku bunga pada September, sementara kenaikan sebesar 25 basis poin masih diperhitungkan hingga akhir tahun.
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh juga dijadwalkan berbicara pada Jumat dalam agenda di Jackson Hole. Pernyataan tersebut berpotensi menjadi perhatian tambahan bagi pelaku pasar dalam menilai arah kebijakan moneter berikutnya.
Harga Minyak Turun, Aset Berwujud Tetap Menguat
Harga minyak mentah Brent mencatat penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut, merosot lebih dari 2% menuju US$86,41 setelah Iran kembali melakukan pembicaraan mengenai Selat Hormuz dengan Oman.
Belum terdapat kesepakatan pembukaan kembali jalur tersebut. Namun, penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan turut membawa yield Treasury AS tenor 10 tahun menuju 4,63%.
Di pasar Asia, investor bergerak hati-hati menjelang laporan Nvidia. Indeks Nikkei Jepang turun 0,4%, Kospi Korea Selatan melemah 0,2%, sedangkan indeks Asia-Pasifik yang lebih luas naik 0,1%.
Nvidia diperkirakan memberikan panduan pendapatan kuartal ketiga sekitar US$104,2 miliar, yang mencerminkan pertumbuhan hampir 83%. Laporan tersebut menjadi salah satu perhatian utama pasar karena Nvidia merupakan salah satu perusahaan kunci dalam reli saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Sementara itu, indeks dolar AS bertahan di sekitar 99 dan menuju penurunan sekitar 1% sepanjang Agustus. Harga emas bergerak di sekitar US$4.650, mendekati level tertinggi tiga bulan, sedangkan Bitcoin berada di kisaran US$78.700.
Pergerakan saham, obligasi, emas, dan aset digital masih sensitif terhadap kebijakan pembelian kembali obligasi Treasury, kekhawatiran fiskal Amerika Serikat, serta hasil data PCE yang akan memberikan gambaran mengenai daya beli dan tekanan inflasi.
Dengan demikian, arah pasar pada Rabu akan sangat ditentukan oleh dua agenda utama: hasil data PCE dan laporan keuangan Nvidia. Keduanya dapat memberikan petunjuk berbeda mengenai tekanan inflasi, arah suku bunga, serta keberlanjutan reli saham teknologi dan sektor berbasis kecerdasan buatan.
Sumber analisa: TradingView.com
Ilustrasi Foto: Maxim Hopman/Unsplash.com
Untuk memastikan para pembaca mendapatkan data dan analisa yang akurat, kami menyarankan untuk mengecek ulang data pendukung di Tradingview.com atau ForexFactory.com.
(Disclaimer): Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten ini bukan merupakan saran keuangan, investasi, atau hukum. Data ekonomi dan pasar dapat berubah dengan cepat dan mungkin mengandung kesalahan. Segala tindakan yang Anda ambil berdasarkan informasi ini sepenuhnya merupakan risiko Anda sendiri. Penulis/penerbit tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial atau dampak negatif apa pun.
(MC101 – Redaksi)
Ringkasan Berita:
- Kontrak berjangka S&P 500 melemah menjelang rilis data PCE dan laporan Nvidia.
- S&P 500 menguat 0,3% ke 7.677,24 pada sesi Selasa, sementara Nasdaq naik 0,7%.
- Data Core PCE diperkirakan naik 0,2% secara bulanan dan bertahan di 3,3% secara tahunan.
- Nvidia menjadi sorotan dengan proyeksi pendapatan kuartal ketiga sekitar US$104,2 miliar.
- Harga minyak Brent turun lebih dari 2%, sementara emas berada di sekitar US$4.650 dan indeks dolar AS mendekati 99.
