SELAT SUNDA, Cakra101.com – Memasuki hari ketiga pencarian lima jurnalis yang hilang kontak, TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Tim Gabungan terus melakukan upaya pencarian dan penyisiran di wilayah Selat Sunda. Kelima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026).
Dalam operasi pencarian tersebut, TNI AL mengerahkan sejumlah unsur untuk menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan para jurnalis.
Unsur yang dikerahkan antara lain KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, serta Kapal Angkatan Laut (KAL) dari Lanal Banten dan Lanal Lampung.
Penyisiran dilakukan secara intensif dengan mengoptimalkan kemampuan unsur-unsur TNI AL yang terlibat dalam operasi pencarian. Selain melakukan pencarian di permukaan laut, unsur yang dikerahkan juga terus memantau dan mengidentifikasi berbagai objek maupun tanda-tanda yang berpotensi berkaitan dengan keberadaan kelima jurnalis tersebut.
Operasi pencarian dilaksanakan secara terpadu bersama Tim Gabungan dengan mengedepankan koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan. Seluruh unsur terus bergerak menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan guna memperluas cakupan pencarian di perairan Selat Sunda.
TNI AL bersama Tim Gabungan berharap upaya pencarian dan penyisiran yang terus dilakukan dapat segera menemukan keberadaan kelima jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian.
(MC101 – Dispenal)
Ringkasan Berita
- Memasuki hari ketiga, TNI AL dan Tim Gabungan terus mencari lima jurnalis yang hilang kontak sejak Senin (7/9/2026).
- Pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah perairan Selat Sunda yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan para jurnalis.
- TNI AL mengerahkan KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, serta KAL dari Lanal Banten dan Lanal Lampung.
- Penyisiran dilakukan secara intensif dengan pemantauan dan identifikasi berbagai objek maupun tanda yang berpotensi berkaitan dengan keberadaan para jurnalis.
- Operasi dilaksanakan terpadu bersama Tim Gabungan melalui koordinasi dan pertukaran informasi untuk memperluas cakupan pencarian.
