Beranda / Nasional / Menteri Bahlil Percepat Proyek Masela, Konstruksi Ditargetkan Dimulai pada 2027

Menteri Bahlil Percepat Proyek Masela, Konstruksi Ditargetkan Dimulai pada 2027

JAKARTA, Cakra101.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Ladang Gas Abadi Masela di Maluku segera memasuki babak baru setelah mengalami penundaan selama puluhan tahun. Pemerintah menargetkan tahap konstruksi proyek dimulai pada 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah terus mendorong percepatan pengembangan proyek tersebut agar berbagai hambatan investasi yang pernah terjadi tidak kembali terulang. Menurut Bahlil, sejumlah tahapan penting telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

“Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tau sama Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi,” ujar Bahlil saat memberikan keynote speech pada acara Kajian Tengah Tahun INDEF (KTT-INDEF), Kamis (25/6).

Bahlil menjelaskan bahwa Blok Abadi Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut mulai berproduksi pada periode 2029–2030.

“Tahun 2029 hingga 2030, sudah bisa terproduksi, dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan kenegaraan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Jepang pada Maret 2026, Bahlil memperoleh arahan untuk mempercepat dua agenda utama, yakni investasi transisi energi dan penyelesaian proyek strategis Blok Masela.

Sebagai tindak lanjut atas arahan tersebut, Bahlil mengundang CEO INPEX Corporation, Takayuki Ueda, guna membahas percepatan pengembangan Blok Masela. Proyek senilai sekitar USD20 miliar atau setara Rp339 triliun (kurs Rp16.900 per dolar AS) itu menjadi salah satu proyek energi terbesar yang saat ini didorong pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Takayuki Ueda menyampaikan komitmen INPEX untuk mempercepat penyelesaian Proyek Abadi Masela.

(MC101 – Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama ESDM)

Ringkasan Berita:

  • Pemerintah menargetkan konstruksi Proyek Abadi Masela dimulai pada 2027.
  • Proses Front End Engineering and Design (FEED) menunjukkan perkembangan positif sebagai tahapan penting proyek.
  • Blok Abadi Masela ditargetkan mulai berproduksi pada periode 2029–2030 untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
  • Proyek yang dioperasikan Inpex Corporation bersama mitranya memiliki nilai investasi sekitar USD20 miliar atau Rp339 triliun.
  • CEO INPEX Corporation, Takayuki Ueda, menyatakan komitmen untuk mempercepat penyelesaian Proyek Abadi Masela.

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic