LINGGA, Cakra101.com – Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali menorehkan sejarah dengan mengangkat lima tokoh nasional sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL. Penghargaan tertinggi tersebut diberikan kepada tokoh bangsa yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, keteladanan, serta kontribusi nyata dalam mendukung pembinaan, pengembangan, dan kemajuan Korps Marinir sekaligus memperkuat pertahanan negara.
Prosesi pengangkatan dilaksanakan di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., selaku Inspektur Upacara, didampingi Pangkormar Letnan Jenderal TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP.
Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Panglima Korps Marinir Nomor KEP/125/VIII/2026 tentang Pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir serta Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut, Intai Para Amfibi Marinir, dan Komando Korps Marinir. Penghargaan diberikan kepada lima pejabat negara dan pejabat tinggi TNI yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, serta kontribusi nyata terhadap kemajuan Korps Marinir.
Kelima tokoh yang dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir tersebut yakni Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A. sebagai Warga Kehormatan ke-50, Ketua Komisi I DPR RI Drs. H. Utut Adianto sebagai Warga Kehormatan ke-51, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos. sebagai Warga Kehormatan ke-52, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. sebagai Warga Kehormatan ke-53, serta Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., M.Tr.(Han.) sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir ke-54.
Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Panglima Korps Marinir, kemudian dilanjutkan penyematan Baret Ungu Korps Marinir dan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut, Intai Para Amfibi, serta Komando Korps Marinir oleh KASAL didampingi Pangkormar kepada kelima pejabat. Upacara selanjutnya diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan sebagai tanda resmi bergabungnya mereka dalam keluarga besar Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Dengan pengangkatan tersebut, jumlah Warga Kehormatan Korps Marinir kini mencapai 54 orang. Tradisi pembaretan ini merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di lingkungan Korps Marinir yang sebelumnya juga telah dianugerahkan kepada sejumlah tokoh nasional, di antaranya Presiden RI ke-6 Jenderal TNI Susilo Bambang Yudhoyono (Warga Kehormatan ke-21), Menteri Pertahanan Prof. Dr. Purnomo Yusgiantoro (ke-26), Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu (ke-34), Presiden RI Jenderal TNI (Hor.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo saat menjabat Menteri Pertahanan RI (ke-47), serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (ke-49).
Pengangkatan Warga Kehormatan Korps Marinir tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan setelah para pejabat negara dan pimpinan TNI meninjau Latihan Integrasi TNI 2026 di daerah latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau. Momentum ini menjadi simbol penghormatan Korps Marinir kepada para pemimpin bangsa yang memiliki komitmen dan kontribusi nyata terhadap kemajuan Korps Marinir serta pembangunan kekuatan pertahanan negara.
(MC101 – Dispen Kormar)
Ringkasan Berita:
- Lima tokoh nasional resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).
- Prosesi dipimpin langsung oleh KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Pangkormar Letjen TNI Dr. Endi Supardi.
- Kelima penerima penghargaan berasal dari unsur pemerintah dan pimpinan TNI, termasuk Menhan RI, Ketua Komisi I DPR RI, Wakil Panglima TNI, KASAD, dan KASAU.
- Jumlah Warga Kehormatan Korps Marinir kini bertambah menjadi 54 orang.
- Pengangkatan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan Korps Marinir serta penguatan pertahanan negara.


























