JAKARTA, Cakra101.com — TNI Angkatan Laut bersama Vietnam People’s Navy (VPN) kembali mematangkan rencana patroli terkoordinasi (patkor) di sepanjang batas laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia-Vietnam dalam rangka memperkuat keamanan maritim kawasan dan menjaga stabilitas perairan strategis Asia Tenggara.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Neptunus, Mabes TNI AL, Jakarta, Rabu (6/5/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan 9th Navy to Navy Talks (NTNT).
Delegasi VPN dipimpin Senior Captain Nguyen Quoc Doanh selaku Deputy Chief of Staff VPN, sementara delegasi TNI AL dipimpin Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz.
Dalam forum tersebut, kedua pihak membahas penguatan koordinasi patroli bersama di wilayah batas ZEE, sekaligus memperluas kerja sama strategis di bidang pendidikan, latihan, dan peningkatan profesionalisme personel angkatan laut.
Dalam sambutan Asops KASAL Laksda TNI Yayan Sofiyan yang dibacakan Ketua Delegasi TNI AL, disampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin erat selama ini semakin meningkatkan profesionalitas serta semangat persahabatan naval brotherhood antara VPN dan TNI AL.
Kerja sama bilateral ini dinilai penting mengingat Indonesia dan Vietnam sama-sama memiliki garis pantai panjang serta wilayah laut luas, sehingga kolaborasi keamanan maritim menjadi kebutuhan strategis bersama.
Kedua angkatan laut sepakat bahwa keberlanjutan patroli terkoordinasi dan kerja sama operasional akan menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan laut, stabilitas kawasan, serta mencegah berbagai potensi ancaman maritim di Asia Tenggara.
Langkah ini juga mempertegas komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut nasional, menegakkan kedaulatan, serta mempertahankan keutuhan wilayah perairan Indonesia, sejalan dengan penekanan KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Melalui 9th Navy to Navy Talks ini, hubungan pertahanan maritim Indonesia-Vietnam semakin menunjukkan arah positif sebagai bagian dari diplomasi pertahanan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada stabilitas kawasan.
Sinergi ini menjadi bukti bahwa TNI AL terus memperkuat kerja sama internasional guna menghadapi tantangan maritim modern sekaligus menjaga kepentingan strategis Indonesia di kawasan.
(MC101 – Dispenal)