JAKARTA, Cakra101.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., meninjau Posko Terpadu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Base Ops (pangkalan operasi) Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan efektivitas dukungan operasi udara dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.
Dalam peninjauan tersebut, Wakasau menerima laporan perkembangan pelaksanaan OMC secara daring dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Lanud Iskandar, dan Lanud Sjamsudin Noor.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan pesawat Casa NC-212 dan sejumlah pesawat pendukung lainnya untuk melaksanakan penyemaian dry ice (es kering) dan natrium klorida (NaCl) di wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah.
Penyemaian dry ice ditujukan untuk membantu mengatasi lapisan inversi atmosfer yang memerangkap kabut asap. Sementara itu, NaCl digunakan untuk mendukung proses pembentukan hujan.
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan telah terpantau di sejumlah wilayah terdampak karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Lamandau dan Kotawaringin Barat. Di sisi lain, perkembangan kondisi atmosfer dan titik api terus dipantau sebagai bahan pertimbangan pelaksanaan operasi.
Menanggapi perkembangan tersebut, Wakasau menekankan pentingnya optimalisasi pelaksanaan OMC secara terencana, terukur, dan tepat sasaran dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, potensi pertumbuhan awan hujan, serta prioritas wilayah yang membutuhkan penanganan.
Wakasau juga menegaskan perlunya koordinasi lintas instansi dan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas operasi dalam penanggulangan karhutla.
Peninjauan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat TNI serta perwakilan BNPB, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan BMKG. Sementara itu, unsur pelaksana di daerah mengikuti kegiatan melalui konferensi video.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara
Diterbitkan pada: 22 Oktober 2026
(MC101 – Dispenau)
…..
Ringkasan Berita:
- Wakasau Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., meninjau Posko Terpadu OMC di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
- TNI AU bersama BNPB mengerahkan pesawat Casa NC-212 dan pesawat pendukung lainnya untuk penyemaian dry ice dan NaCl di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah.
- Penyemaian dry ice ditujukan untuk membantu mengatasi lapisan inversi atmosfer yang memerangkap kabut asap, sedangkan NaCl mendukung proses pembentukan hujan.
- BMKG memantau hujan di sejumlah wilayah terdampak karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Lamandau dan Kotawaringin Barat.
- Wakasau menekankan operasi yang terencana, terukur, dan tepat sasaran, disertai koordinasi lintas instansi serta evaluasi berkelanjutan.










