JAKARTA, Cakra101.com – Helikopter Skadron Udara 45 TNI Angkatan Udara (TNI AU) melaksanakan latihan touch and go di KRI Sriwijaya-100 milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026). Latihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat interoperabilitas antarmatra TNI, khususnya dalam meningkatkan kemampuan operasi helikopter di atas kapal perang.
Latihan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kemampuan operasi helikopter di atas platform kapal perang. Kemampuan ini telah dikembangkan oleh para penerbang TNI AU dan TNI Angkatan Darat (TNI AD), bahkan sebelum KRI Sriwijaya-100 bergabung dengan TNI AL.
Materi latihan mencakup high reconnaissance (pengamatan dari ketinggian), low reconnaissance (pengamatan pada ketinggian rendah), dummy approach (pendekatan simulasi), touch and go (menyentuh landasan lalu kembali lepas landas), serta full stop (pendaratan penuh hingga berhenti).
Seluruh tahapan dirancang untuk mengasah kemampuan penerbang dalam melaksanakan pengamatan, pendekatan, pendaratan, dan lepas landas helikopter di atas platform kapal perang.
Perkuat Sinergi Operasi Antarmatra TNI
Melalui latihan ini, sinergi antarmatra TNI diharapkan semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan operasi bersama. Peningkatan kemampuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas pertahanan negara.
Latihan helikopter di atas kapal perang menjadi salah satu bentuk pengembangan kemampuan lintas matra untuk mendukung koordinasi dan pelaksanaan operasi bersama secara lebih efektif.
@ Media Cakra101 (MC101)
Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara
Diterbitkan pada: Minggu, 18 Oktober 2026
(MC101 – Dispenau)
….
Ringkasan Berita
- Helikopter Skadron Udara 45 TNI AU melaksanakan latihan touch and go di KRI Sriwijaya-100 milik TNI AL di Perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026).
- Latihan tersebut bertujuan memperkuat interoperabilitas antarmatra TNI, terutama dalam operasi helikopter di atas kapal perang.
- Kemampuan operasi helikopter di platform kapal perang telah dikembangkan penerbang TNI AU dan TNI AD sebelum KRI Sriwijaya-100 bergabung dengan TNI AL.
- Materi latihan meliputi high reconnaissance, low reconnaissance, dummy approach, touch and go, dan full stop.
- Latihan diharapkan memperkuat sinergi operasi bersama, menjaga kesiapan operasional, serta meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan negara.






