TAPANULI UTARA, Cakra101.com – Pembangunan Jembatan Aramco di Sungai Aek Namora Bayo, Desa Pardomuan I, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara terus dikebut sebagai bagian dari Program Bakti TNI untuk Rakyat. Hingga Jumat (19/6/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 58,45 persen.
Pekerjaan dilaksanakan oleh personel Koramil 25/Pahae Jae Kodim 0210/Tapanuli Utara bersama personel Yon TP 906/Sana Lenggam, Denzibang, operator excavator, para tukang, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam proses pembangunan.
Jembatan sepanjang enam meter tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak akibat diterjang banjir bandang. Kehadirannya menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat karena berfungsi sebagai jalur penghubung antara Dusun Namora Bayo dengan wilayah Desa Pardomuan I dan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Simangumban.
Pembangunan jembatan ini juga sejalan dengan program pemerintah yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok daerah, guna meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan batu pondasi dan dinding penahan jembatan, plester dinding, serta penyiapan tanah timbunan dengan dukungan alat berat excavator. Di lapangan, personel TNI bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan demi mempercepat proses pembangunan.
Semangat kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan jembatan yang nantinya akan mempermudah akses masyarakat menuju sekolah, pusat ekonomi, fasilitas kesehatan, serta berbagai layanan publik lainnya.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
“Program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jembatan ini diharapkan segera dapat digunakan warga sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar, aman, dan produktif. Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam pembangunan ini juga menjadi wujud semangat gotong royong yang terus dijaga untuk mendukung kemajuan daerah,” ujarnya.
Dengan progres yang terus meningkat, keberadaan Jembatan Aramco diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi sarana vital dalam mendukung mobilitas serta aktivitas sosial ekonomi warga di wilayah tersebut.
(MC101 – Pendam I/BB)
Ringkasan Berita:
- Pembangunan Jembatan Aramco di Sungai Aek Namora Bayo, Kabupaten Tapanuli Utara telah mencapai 58,45 persen hingga 19 Juni 2026.
- Jembatan sepanjang enam meter dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak akibat banjir bandang.
- Pekerjaan melibatkan personel TNI, operator excavator, tukang, dan masyarakat setempat.
- Jembatan akan menghubungkan Dusun Namora Bayo dengan Desa Pardomuan I serta sejumlah desa lainnya di Kecamatan Simangumban.
- Program ini merupakan bagian dari Bakti TNI untuk Rakyat guna meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup masyarakat.