Cakra101, Bandung.- TNI Angkatan Udara melalui Lanud Husein Sastranegara terus memperkuat ketahanan pangan mandiri dengan melakukan panen ikan lele di lahan food estate, Selasa (18/3/2025). Program ini merupakan bagian dari pemanfaatan lahan produktif guna memenuhi kebutuhan pangan prajurit, PNS, dan keluarga besar Lanud Husein Sastranegara serta mendukung program7 ketahanan pangan nasional.
Sejalan dengan tekad TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis) yang dicanangkan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., program ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan kemandirian pangan di lingkungan TNI AU, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan pemberdayaan sumber daya manusia. “Program ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan internal, tetapi juga sarana edukasi bagi anggota dalam mengelola sumber daya secara mandiri, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han.
Budidaya ikan lele di Lanud Husein Sastranegara menggunakan teknologi bioflok, metode ramah lingkungan yang memungkinkan produksi ikan dalam skala besar dengan efisiensi penggunaan air. Pada panen kali ini, lebih dari 700 kilogram ikan lele berhasil dipanen dan didistribusikan kepada prajurit, PNS, serta masyarakat sekitar, termasuk untuk kegiatan sosial dan bantuan pangan.
“Dengan semangat gotong royong dan inovasi, kita bisa mandiri tanpa bergantung pada pihak lain. Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi satuan lain dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tambah Danlanud.
Lanud Husein Sastranegara berencana memperluas program ini dengan mengembangkan budidaya sayuran dan peternakan sebagai langkah menuju ketahanan pangan berkelanjutan. Selain menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga kedaulatan udara, TNI AU juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
MC101 – Dispenau