LAUNCESTON, Cakra101.com – Perwira TNI Angkatan Udara, Letkol Pas Yoseph Purba, M.Avn.Mgt., M.M.S., pcsc., menjadi pembicara pada Human Factors and Ergonomics Society of Australia (HFESA) National Conference 2025 yang diselenggarakan pada 1–3 Desember 2025 di Launceston, Australia.
Konferensi internasional tersebut mengusung tema Human Factors in a Complex Systems dan dihadiri akademisi, praktisi keselamatan, perwakilan industri, serta profesional dari berbagai negara.
Dalam forum tersebut, Letkol Pas Yoseph Purba menyampaikan penelitian yang tengah dikembangkannya mengenai organisational culture and safety performance in high-risk military environment. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan faktor manusia dan keselamatan dalam operasi dan latihan militer modern.
Melalui pemaparannya, Letkol Pas Yoseph Purba mengangkat bagaimana pemahaman terhadap kultur organisasi memiliki peranan penting dalam meningkatkan keselamatan personel pada lingkungan militer yang sarat risiko. Pendekatan ini menekankan bahwa nilai, kebiasaan, pola komunikasi, dan kepemimpinan berpengaruh langsung pada safety di lingkungan militer.
Selain itu, Letkol Pas Yoseph Purba juga mengangkat rapid ethnography sebagai salah satu metode ilmiah yang dapat digunakan untuk mendalami safety culture di dunia militer. Pendekatan metodologis ini turut memperkaya literatur internasional mengenai bagaimana budaya dan praktik keselamatan dapat diperkuat dalam organisasi militer di berbagai negara.
Saat ini, Letkol Pas Yoseph Purba sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di Griffith University, Australia, melalui Beasiswa LPDP. Partisipasinya dalam konferensi internasional tersebut merupakan wujud implementasi salah satu program prioritas TNI Angkatan Udara, yaitu penguatan sumber daya manusia.
MC101 – Dispenau











