MANOKWARI, Cakra101.com – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, LPPN, dan LPPD se-Indonesia bersama Panitia PESPARAWI Nasional XIV menjadi momentum strategis yang tak sekadar formalitas. Hadirnya Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, di Hotel Aston Niu, Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (26/22026), menegaskan dukungan penuh TNI terhadap suksesnya hajatan iman terbesar umat Kristen tersebut.
Luksen Jems Mayor, S.Sos., M.A.P. sebagai Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan bahwa PESPARAWI bukan sekadar lomba paduan suara. Ia menyebut ajang ini sebagai perhelatan iman, seni, dan kebersamaan umat Kristen dari seluruh penjuru negeri. Menurutnya, forum 26 Februari–1 Maret 2026 harus dimanfaatkan untuk membedah kesiapan teknis, peran strategis LPPN, kebutuhan LPPD provinsi, hingga merumuskan skema koordinasi efektif di tengah keterbatasan anggaran.
Ia juga menekankan pentingnya setiap keputusan Rakornas bersifat operasional, terukur, dan memiliki tindak lanjut yang jelas. “Kita bekerja dengan hati, integritas, dan semangat pelayanan,” pesannya, seraya mengajak seluruh peserta menjadikan PESPARAWI Nasional XIV sebagai perhelatan bermartabat, tertib, serta berdampak luas bagi umat dan bangsa.
Sebagai tuan rumah, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., Gubernur Papua Barat, menyampaikan rasa hormat sekaligus tanggung jawab besar atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa Papua Barat tidak hanya menyiapkan tempat dan fasilitas, tetapi juga berkomitmen menghadirkan suasana aman, nyaman, hangat, dan penuh kekeluargaan bagi seluruh kontingen dari berbagai Provinsi.
Rakornas ini turut dihadiri Forkopimda Papua Barat, Bupati Manokwari, jajaran pimpinan LPPD se-Indonesia, hingga para direktur di lingkungan Bimas Kristen. Sinergi yang terbangun menjadi fondasi kuat menuju PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026, sebuah panggung persaudaraan yang diharapkan tak hanya menggema dalam lagu, tetapi juga dalam persatuan Indonesia.
MC101 – Pendam XVIII/KSR




























