JAKARTA, Cakra101.com — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama kedaulatan bangsa, yang disampaikan dalam program Kamis (19/3/2026).
Presiden menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan syarat mutlak bagi kemandirian negara, dengan menegaskan pentingnya kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Presiden juga mengingatkan bahwa visi tersebut sejalan dengan pemikiran Presiden pertama RI, Soekarno, yang sejak awal menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional.
Sebagai langkah konkret, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi melalui optimalisasi lahan, pembangunan irigasi, serta penguatan sumber daya manusia pertanian. Selain itu, riset dan inovasi turut diperkuat, termasuk melalui peran institusi pendidikan seperti IPB University.
Presiden turut menyoroti dampak dinamika global terhadap ketahanan pangan, seperti konflik internasional yang dapat memicu kenaikan harga komoditas pangan dunia.
Ketergantungan terhadap impor dinilai berisiko tinggi, sehingga Indonesia perlu memperkuat kemandirian pangan dengan memaksimalkan potensi dalam negeri.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan strategis di sektor pertanian, meliputi peningkatan kesejahteraan petani, stabilisasi harga, serta pemerataan distribusi pangan.
Langkah ini diyakini mampu mendorong terwujudnya kedaulatan pangan nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah tantangan global.
(MC101 – Humas Kementan)




















