BOGOR, Cakra101.com — Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Tahun 2026 di Aula Merah Putih Unhan RI, Kawasan IPSC Sentul, Bogor pada Kamis (9/4/2026).
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 466 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 76 lulusan Program Sarjana (S-1), 385 lulusan Program Magister (S-2), dan 5 lulusan Program Doktor (S-3). Di antara para lulusan, terdapat 17 mahasiswa internasional dari sembilan negara, yakni Singapura, India, Australia, Malaysia, Amerika Serikat, Thailand, Kamboja, Laos, dan Pakistan.
Rektor Unhan RI, Anton Nugroho, dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar yang diraih bukan sekadar simbol akademik, melainkan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan ketangguhan, sekaligus membawa tanggung jawab besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya tiga fondasi utama yang telah ditanamkan selama pendidikan di Unhan RI, yaitu nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme.
“Yang dibutuhkan bukan hanya potensi selama di kampus, tetapi juga prestasi dan pembuktian di lapangan. Tunjukkan kemampuan, nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme kalian untuk kepentingan rakyat Indonesia,” tegas Menhan.
Di akhir sambutannya, Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas capaian yang telah diraih.
Usai sambutan, Menhan bersama Rektor Unhan memimpin prosesi wisuda serta menyerahkan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik dari Program Doktor, Magister, dan Sarjana di lingkungan Unhan RI.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Unhan RI dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pertahanan yang siap berkontribusi bagi kepentingan nasional.
(MC101 – Biro Infohan Setjen Kemhan)




















