Cakra101, Yogyakarta.- Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Puslaiklambangjaau) menyelenggarakan Workshop Wildlife Hazard Management Plan (WHMP) di Gedung Mini Theater Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Selasa (26/8/2025).
Workhsop dibuka oleh Dirlambangja Puslaiklambangjaau Marsma TNI Esron Sahat B. Sinaga, S.Sos., M.A., mewakili Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos. Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman perwira TNI AU mengenai potensi bahaya satwa liar terhadap penerbangan.

Kapuslaiklambangjaau dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dirlambangja menyampaikan bahwa keberhasilan misi penerbangan TNI AU tidak hanya ditentukan oleh kesiapan pesawat dan keterampilan awak, tetapi juga kemampuan mengelola faktor lingkungan, termasuk ancaman satwa liar. Langkah tersebut selaras dengan visi misi TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis) sebagaimana diinisiasi KASAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., guna menjamin setiap operasi udara dapat berlangsung aman dan berhasil.

Program ini juga merupakan bagian dari kerja sama TNI AU dengan Royal Australian Air Force (RAAF) di bidang Safety and Airworthiness. Kegiatan berlangsung hingga Jumat (29/8/2025) dengan peserta 30 perwira TNI AU, serta menghadirkan tim instruktur RAAF, termasuk Sqn Ldr Jill Brix.
Hadir pada pembukaan, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han., Danwingdik 100/Terbang, para Kadis Lanud Adisutjipto, Kamuspusdirla, staf Paban I/Binlambangja, serta undangan lainnya.
MC101 – Dispenau (Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara)