MALANG, Cakra101.com – Grup 1 Angkut menggelar Latihan Survival Dasar Bima Sakti XLVI A TA 2026 untuk membekali awak pesawat dengan kemampuan dasar bertahan hidup dalam menghadapi kondisi darurat.
Latihan diikuti oleh 40 prajurit TNI AU dari Skadron Udara 4, 27, 32, dan 33 di jajaran Wing Udara 1.2 serta Wing Udara 1.3. Kesiapan peserta ditandai melalui Apel Gelar Kesiapan yang dipimpin Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat), di Lapangan Apel Skadron Udara 32, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Senin (19/1/2026).
Komandan Grup 1 Angkut menyampaikan bahwa latihan ini dirancang untuk membekali awak pesawat dengan kemampuan dasar bertahan hidup di wilayah terbatas sebelum datangnya pertolongan.
Menurutnya, latihan tidak hanya menguji keterampilan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, ketangguhan mental, dan kemampuan bekerja sama di lapangan. Karakter tersebut dinilai menjadi modal utama bagi prajurit saat menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya.
Apel kesiapan sekaligus menandai dimulainya rangkaian geladi medan yang akan dipusatkan di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh dan Waduk Karangkates, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Selama latihan, peserta akan menerima berbagai materi krusial seperti pertolongan pertama (P3K), ilmu medan peta dan kompas, survival air, hingga teknik bertahan hidup di medan terbatas.
MC101 – Dispenau












