JAKARTA, Cakra101.com – “Latihan bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi kesiapsiagaan. Prajurit yang terlatih dengan baik adalah benteng terakhir kedaulatan negara.”
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., memimpin briefing pembukaan Latihan Operasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) Strategis dan Latihan Anti Teror Denjaka Tahun 2026 di Gedung Bapra Denjaka, Kesatrian Arthur Solangs, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (23/01/2026).
Briefing pembukaan latihan tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Mayor Jenderal TNI (Mar) Ili Dasili, S.E., Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Dr. Hariyono Poernomo, M.Tr.Opsla., M.Han., para Pejabat Utama Mako Kormar, para Dankolak Kormar dan Pasmar 1, serta pelatih dan peserta latihan.
Dalam sambutannya, Pangkormar menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional strategis merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional dan wibawa negara, mengingat potensi dampak luas yang dapat ditimbulkan apabila terjadi gangguan terhadap Obvitnas strategis.
Pangkormar juga menyampaikan bahwa dinamika lingkungan strategis global dan regional telah menghadirkan spektrum ancaman yang semakin kompleks, sehingga menuntut kesiapsiagaan, kemampuan adaptif, dan kesamaan pola tindak prajurit Korps Marinir dalam setiap pelaksanaan tugas operasi, “Jadikan latihan ini sebagai kawah candradimuka untuk mengasah militansi dan naluri tempur prajurit, laksanakan setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengutamakan prosedur keamanan personel dan material,” tegas Pangkormar.
Mengakhiri kegiatan, Pangkormar melaksanakan peninjauan Posko Latihan PAM Obvitnas Strategis dan Latihan Anti Teror Denjaka Tahun 2026 untuk memastikan kesiapan unsur komando dan pengendalian, sistem komunikasi, serta sarana pendukung latihan.
MC101 – Dispen Kormar












