JAKARTA, Cakra101.com – . Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau) mendukung Kementerian PPN/Bappenas dalam upaya recovery dampak bencana di Sumatra Barat melalui pemotretan udara wilayah terdampak.
Hasil pemetaan tersebut kemudian diserahkan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., bertepatan dengan penandatanganan Kolaborasi Satu Data Indonesia untuk Pembangunan Pusat dan Daerah di Gedung Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Dalam sambutannya, Menteri PPN/Kepala Bappenas menyampaikan apresiasi kepada TNI AU beserta seluruh instansi yang terlibat dalam dukungan data kebencanaan. “Saya berterima kasih atas dukungan semua instansi yang telah mewujudkan contoh perlunya Satu Data Indonesia, terutama dalam penanggulangan bencana saat ini,” ujarnya.
Data geospasial tersebut dihasilkan oleh Pusgeosau melalui pemotretan udara menggunakan pesawat Casa NC-212 TNI AU. Pemotretan dilakukan dari ketinggian 1.500 hingga 1.800 kaki dengan tingkat akurasi Ground Sample Distance (GSD) mencapai 6–8 sentimeter.
Selama sembilan hari pelaksanaan, pemetaan berhasil mencakup wilayah seluas 287.000 hektare di Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota dan Kabupaten Padang Pariaman, serta Kota Padang.
Dari hasil tersebut dapat diidentifikasi perubahan kondisi wilayah akibat bencana sebagai dasar penyusunan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemanfaatan data ini juga mendukung target penyediaan data dasar nasional sebagai basis kebijakan pembangunan Indonesia pada 2026.
MC101 – Dispenau



















