JAKARTA, Cakra101.com — Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi ketegangan yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah. Pernyataan resmi ini dikeluarkan menyusul laporan komprehensif dari berbagai Perwakilan RI di kawasan yang menunjukkan kondisi keamanan kian mengkhawatirkan. Indonesia memandang situasi ini sebagai ancaman serius terhadap stabilitas global yang memerlukan penanganan diplomasi segera guna mencegah krisis kemanusiaan yang lebih besar di Timur Tengah.
Dalam pernyataan tegasnya, Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk segera menghentikan serangan terhadap Iran. Di saat yang sama, Indonesia juga mendesak Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Yordania. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah meluasnya konflik yang dapat melibatkan lebih banyak aktor regional.
Indonesia menegaskan kembali bahwa setiap pihak memiliki kewajiban mutlak untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum internasional. Larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan serta integritas teritorial suatu negara merupakan fondasi yang tidak boleh dilanggar. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat didorong untuk menahan diri secara maksimal (restraint) serta memprioritaskan dialog di meja perundingan sebagai satu-satunya solusi melalui jalur diplomasi yang beradab.
Selain upaya perdamaian, Pemerintah Indonesia terus memantau secara intensif keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di zona konflik. Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah kontingensi, termasuk skenario repatriasi dari berbagai negara di kawasan jika situasi terus memburuk. Koordinasi lintas sektoral terus diperkuat guna memastikan perlindungan bagi seluruh warga negara yang terpapar dampak langsung maupun tidak langsung dari ketegangan di Timur Tengah tersebut.
(MC101 – Biro DSP)





















