Beranda / Nasional / Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Berada di Level Aman

Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Berada di Level Aman

Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Berada di Level Aman

JAKARTA, Cakra101.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kesiapan cadangan energi nasional dalam menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (13/03/2026), pemerintah memberikan jaminan bahwa pasokan energi primer tetap stabil dan mencukupi. Melalui koordinasi yang intensif antarlembaga, ketersediaan bahan bakar di seluruh pelosok tanah air dipastikan dapat memenuhi mobilitas tinggi masyarakat selama masa mudik, sehingga warga dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan pasokan di lapangan.

Dalam laporannya, Menteri ESDM menegaskan bahwa cadangan energi nasional aman baik untuk jenis minyak mentah (crude), LPG, maupun BBM jadi. Seluruh varian bahan bakar mulai dari stok RON 90 hingga avtur dipastikan berada di atas batas minimal cadangan nasional yang ditetapkan. Keandalan stok ini merupakan hasil dari manajemen rantai pasok yang ketat guna mengantisipasi puncak konsumsi pada jalur-jalur mudik utama. Pemerintah atasi kebutuhan energi hari raya dengan mengoptimalkan distribusi ke seluruh SPBU dan titik pengisian bahan bakar strategis di darat, laut, maupun udara di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah terus melakukan langkah konkret untuk memperkuat kedaulatan energi nasional melalui pengembangan infrastruktur kilang. Penyelesaian proyek RDMP kurangi impor bensin solar secara signifikan, yakni mencapai 5,5 juta ton bensin dan 3,5 juta ton solar per tahun. Optimalisasi kilang dalam negeri ini menjadi kunci utama dalam menekan ketergantungan pada pasar internasional. Selain itu, pencampuran biodiesel tingkatkan produksi domestik terus didorong sebagai bentuk pemanfaatan potensi nabati lokal yang melimpah, sekaligus memperkokoh ketahanan energi bangsa dari fluktuasi harga minyak dunia.

Terkait kebutuhan LPG, pemerintah telah merumuskan skenario diversifikasi pasokan guna memitigasi risiko ketegangan geopolitik global. Saat ini, skenario pemenuhan kebutuhan LPG dilakukan dengan membagi sumber impor secara proporsional, di mana mayoritas dipasok dari Amerika Serikat dan sebagian lainnya dari Australia serta Timur Tengah. Diversifikasi negara pemasok LPG dilakukan untuk memastikan kontrak jangka panjang tetap stabil dan tidak terganggu konflik kawasan. Dengan pengembangan kilang strategi domestik yang masif, pemerintah optimis bahwa ketersediaan BBM nasional di atas minimal akan terus terjaga demi kepentingan rakyat dan kemandirian energi nasional yang berkelanjutan.

(MC101 – BPMI Setpres)

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic