KAIMANA, Cakra101.com — TNI AL Satgas Operasi Trisila-26 melaksanakan latihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) serta Man Overboard (MOB) di perairan Kaimana, Papua Barat. Latihan ini dilaksanakan untuk menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi tindak ilegal di laut sekaligus meningkatkan kemampuan Search and Rescue (SAR), Jumat (13/3/2026).
Skenario latihan diawali dengan terdeteksinya kapal mencurigakan yang melakukan manuver tidak lazim di jalur pelayaran oleh unsur patroli maritim. Informasi tersebut segera dilaporkan kepada unsur laut yang berada di sektor operasi. Komandan unsur KRI Balongan-908 kemudian melaksanakan prosedur pengejaran dan memerintahkan tim VBSS untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal target.
Menggunakan perahu karet cepat (RHIB), tim VBSS bergerak secara taktis mendekati sasaran dengan formasi presisi. Dalam waktu singkat, prajurit berhasil melaksanakan boarding, mengamankan anjungan, serta melakukan penggeledahan sesuai prosedur standar operasi. Latihan ini menitikberatkan pada kecepatan dan ketepatan waktu sejak deteksi awal hingga penguasaan kapal, koordinasi antara tim penyerbu dan kapal markas, serta kemampuan melumpuhkan pelaku tindak pidana ilegal secara cepat dan terukur.
Sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Seluruh unsur diperintahkan untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan, mempertajam kemampuan penegakan hukum di laut, serta memastikan setiap operasi dilaksanakan secara profesional, cepat, dan terukur guna menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia.
(MC101 – Dispenal)





















