Beranda / Nasional / Menteri Dody Tinjau Detail Proyek, Progres Sekolah Rakyat Sragen Capai 87 Persen

Menteri Dody Tinjau Detail Proyek, Progres Sekolah Rakyat Sragen Capai 87 Persen

SRAGEN, Cakra101.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memiliki pendekatan tersendiri dalam memastikan kualitas dan percepatan pembangunan infrastruktur. Alih-alih hanya meninjau area proyek yang telah tertata rapi, Menteri Dody justru memilih menyisir bagian-bagian yang masih memerlukan perhatian khusus.

Pendekatan tersebut kembali ditunjukkan saat Menteri Dody meninjau pembangunan fasilitas pendidikan berskala nasional di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi.

“Begitu keluar mobil, saya memang sengaja cari bagian yang belum selesai atau belum rapi. Tujuannya supaya kita bisa langsung diskusi, cari tahu masalahnya apa, dan segera cari solusinya,” ujar Menteri Dody.

Hasil pengawasan langsung tersebut sejalan dengan capaian pembangunan di lapangan. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat di Sragen telah mencapai 87,12 persen.

Menteri Dody menyebut capaian pembangunan di wilayah tersebut menjadi salah satu yang tercepat secara nasional.

“Untuk yang paling cepat dan mengungguli wilayah lain itu Semarang dan Surabaya,” paparnya.

Meski progres pembangunan berjalan cepat, Menteri Dody mengungkapkan adanya tantangan terkait fluktuasi jumlah tenaga kerja akibat momentum libur tradisi 1 Suro di tanah Jawa.

Jumlah pekerja konstruksi yang semula mencapai sekitar 900 orang sempat berkurang menjadi sekitar 600 orang. Namun demikian, kondisi tersebut dipastikan tidak akan mengganggu target penyelesaian proyek.

Kementerian PU telah menginstruksikan penyedia jasa untuk menambah jumlah tenaga kerja hingga mencapai 1.000 sampai 1.100 orang dalam waktu dekat.

“Strateginya tidak terlalu sulit karena sumber daya manusia di wilayah sekitar sini cukup banyak. Berbeda jika proyeknya di Sulawesi atau Papua. Pekerjaan ini kita kejar 24 jam nonstop secara shift. Kami encourage penyedia jasa untuk terus ngebut,” jelasnya.

Kementerian PU menargetkan seluruh pembangunan dari total 93 titik proyek Sekolah Rakyat dapat berstatus fungsional pada akhir Juni 2026.

Percepatan tersebut dilakukan agar gedung sekolah yang baru dibangun dapat dimanfaatkan oleh para siswa pada tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli 2026.

“Kita harapkan pada akhir Juni semuanya sudah fungsional. Jadi, adik-adik kita bisa mulai menempati sekolah barunya tepat di tahun ajaran baru, Juli 2026,” terangnya.

Selain fokus pada pembangunan gedung utama, Menteri Dody juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di sekitar proyek yang mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan berat, khususnya truk bermuatan Over Dimension Over Load (ODOL).

Menanggapi hal tersebut, pemerintah memastikan perbaikan jalan akses dan jalan daerah di sekitar lokasi proyek pendidikan akan menjadi salah satu prioritas melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.

“Itu pasti kita atensi melalui program Inpres Jalan Daerah tahun 2026. Jalan-jalan akses di sekitar sekolah yang dilewati material ini akan kita perbaiki. Prinsipnya, pembangunan fasilitas ini tidak boleh meninggalkan infrastruktur jalan yang rusak,” tegas Menteri Dody.

(MC101 – Kementerian PU)

Tag:

Jelajahi Militer

Hot Topic