Beranda / Kementerian / Kemlu / ASEAN dan Amerika Serikat Perkuat Kemitraan untuk Jaga Stabilitas Kawasan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

ASEAN dan Amerika Serikat Perkuat Kemitraan untuk Jaga Stabilitas Kawasan dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MANILA, Cakra101.comASEAN dan Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kemitraan strategis guna memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menjaga stabilitas kawasan di tengah ketidakpastian global. Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dalam ASEAN–United States Post Ministerial Conference (PMC) di Manila, Filipina, 22 Juli 2026.

Menlu Sugiono menegaskan bahwa ASEAN siap menjadi mitra yang konsisten dalam memperkuat keamanan kawasan, menjaga stabilitas maritim, dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

“Di tengah ketidakpastian global, yang dibutuhkan adalah kemitraan yang saling menguatkan. ASEAN siap menjadi mitra yang konsisten untuk memperkuat keamanan, menjaga stabilitas maritim, dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” tegas Menlu Sugiono.

Sebagai salah satu investor terbesar sekaligus mitra dagang utama ASEAN, Menlu Sugiono menilai kemitraan ASEAN–AS perlu difokuskan pada kerja sama ekonomi yang lebih konkret.

“Prioritas kita jelas, yaitu perdagangan yang stabil dan dapat diprediksi, rantai pasok yang kuat, serta akses pasar yang semakin luas, khususnya di sektor komoditas dan manufaktur,” jelas Menlu Sugiono.

Menurutnya, kerja sama dengan U.S.-ASEAN Business Council (USABC) dan ASEAN–U.S. Center, khususnya pada sektor strategis seperti ekonomi digital, perlu terus dioptimalkan seiring meningkatnya konektivitas digital yang semakin mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Kemajuan konektivitas digital harus diiringi dengan upaya membangun ruang digital yang aman dan terpercaya,” pungkas Menlu Sugiono.

Ia juga menegaskan bahwa penipuan daring (online scams) dan kejahatan siber lintas negara merupakan tantangan bersama yang memerlukan respons kolektif dari seluruh negara mitra.

Terkait isu kawasan dan global, Menlu Sugiono kembali menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip-prinsip multilateralisme dan hukum internasional secara konsisten sebagai landasan dalam mencegah konflik dan mengelola berbagai krisis.

Selain itu, Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina, sekaligus mendorong deeskalasi dan penyelesaian damai berbagai konflik melalui dialog.

Kemitraan ASEAN–Amerika Serikat yang telah terjalin sejak 1977 akan memasuki tonggak 50 tahun pada 2027. Hubungan kedua pihak juga telah meningkat menjadi Comprehensive Strategic Partnership sejak 2022.

Saat ini, Amerika Serikat merupakan mitra dagang dan sumber investasi asing terbesar kedua bagi ASEAN, dengan total perdagangan mencapai USD 552,8 miliar serta nilai investasi sebesar USD 28,56 miliar pada 2025.

(MC101 – Ditjen IDP Kemlu)

Ringkasan Berita:

  • ASEAN dan Amerika Serikat memperkuat kemitraan untuk menjaga stabilitas kawasan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
  • Menlu Sugiono menegaskan ASEAN siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat keamanan, stabilitas maritim, dan kesejahteraan bersama.
  • Kerja sama ekonomi difokuskan pada perdagangan yang stabil, penguatan rantai pasok, serta pengembangan ekonomi digital.
  • Indonesia menekankan pentingnya multilateralisme, hukum internasional, serta kembali mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.
  • Amerika Serikat merupakan mitra dagang dan sumber investasi asing terbesar kedua bagi ASEAN dengan perdagangan mencapai USD 552,8 miliar dan investasi USD 28,56 miliar pada 2025.
Tag:

Media Sosial

Jelajahi Militer

Hot Topic