JAKARTA, Cakra101.com — Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 mencatat puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026. Pergerakan penumpang terdistribusi hampir merata di seluruh moda transportasi, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat.
Angkutan penyeberangan mencatat jumlah tertinggi sebanyak 403.883 penumpang, diikuti perkeretaapian 401.238 penumpang, angkutan udara 311.836 penumpang, serta angkutan darat 232.016 penumpang. Sementara itu, angkutan laut mencapai puncaknya lebih awal pada H-6 dengan 105.936 penumpang.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Ernita Titis Dewi, menyampaikan bahwa tren pergerakan tahun ini menunjukkan pola multimoda yang semakin kuat, seiring meningkatnya konektivitas transportasi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Jumat (20/3/2026).
Akumulasi penumpang dari H-8 hingga H-2 (13–19 Maret 2026) mencapai 9.047.233 orang, atau naik 10,79% dibandingkan tahun sebelumnya. Rinciannya meliputi:
- Perkeretaapian: 2.669.314 penumpang (naik 14,05%)
- Angkutan udara: 1.982.987 penumpang (naik 5,18%)
- Angkutan laut: 739.724 penumpang (naik 6,48%)
- Penyeberangan: 2.259.469 penumpang (naik 15,54%)
- Angkutan darat: 1.395.739 penumpang (naik 8,18%)
Pergerakan kendaraan keluar Jakarta tercatat 1.383.338 unit, naik 5,27%, sedangkan kendaraan masuk mencapai 917.512 unit, naik 11,39% dibandingkan tahun sebelumnya.
Posko Angkutan Lebaran 2026 memantau 1.560 simpul transportasi dan jaringan, meliputi berbagai moda seperti laut, darat, kereta api, udara, serta jaringan jalan tol dan arteri.
Lebih lanjut, Kementerian Perhubungan bersama pemangku kepentingan telah melakukan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan keselamatan, memperhatikan jadwal perjalanan, serta memanfaatkan informasi resmi guna menghindari kepadatan selama periode mudik.
(MC101 – Biro Komunikasi Publik Kemenhub)





















